Jendela Dunia

Gerai McDonald's Dekat Vatikan Picu Pro dan Kontra

Keputusan McDonald's membuka gerai terbarunya yang hanya berjarak sepelemparan batu dari Basilika Santo Petrus, Vatikan menuai kecaman

Gerai McDonald's Dekat Vatikan Picu Pro dan Kontra
Tiziana FABI/AFP
Logo restoran cepat saji McDonald's dengan latar belakang kubah Basilika Santo Petrus, Vatikan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, ROMA - Keputusan McDonald's membuka gerai terbarunya yang hanya berjarak sepelemparan batu dari Basilika Santo Petrus, Vatikan menuai kecaman.

Gerai itu dibuka pada 30 Desember lalu tanpa keriuhan di kawasan Borgo Pio, tepat di luar Vatikan, pusat Gereja Katolik sedunia itu.

Rencana McDonald's untuk membuka gerai di dekat Vatikan sudah muncul sejak setahun lalu dan langsung mencapat kecaman dari Kardinal Elio Sgreccia.

Kardinal Elio menatakan, McDonald's bukan bagian dari tradisi kuliner Roma dan bukan termasuk makanan sehat.

"Toko di Borgo Pio itu adalah sebuah aib," kata Kardinal Elio kepada harian La Repubblica ketika itu.

"Lokasi itu sebaiknya digunakan untuk orang yang membutuhkan, tempat bernaung bagi tunawisma seperti yang diajarkan Bapa Paus," tambah Elio.

Dalam pernyataan resminya, manajemen McDonald's mengatakan gerai terbarunya itu berada di kawasan wisata di luar wilayah Vatikan meski gedung yang ditempati adalah milik Vatikan.

"Restoran ini sudah beradaptasi dengan lingkungan bersejarah di sekitarnya," demikian McDonald's.

Tak hanya para kardinal yang gerah dengan kehadiran McDonald's, para pebisnis lokal juga tak senang melihat warung makanan cepat saji itu berada begitu dekat dengan Vatikan.

Mereka bahkan menyurati dan memohon Paus Fransiskus agar mengusir gerai McDonald's itu karena dikhawatirkan bakal merusak identitas, budaya, dan nilai artistik kawasan tersebut.

Halaman
12
Editor: Ernawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved