NEWSVIDEO
Santi Mengeluh Sudah Seminggu Gas Melon 3 Kg Sulit Dicari
Santi pemilik warung makan Teman di Kompleks Antasari, Martapura mengeluhkan susahnya mendapatkan gas elpiji sejak sebelum tahun baru tadi. Untuk harg
Penulis: Hari Widodo | Editor: Ernawati
BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Santi pemilik warung makan Teman di Kompleks Antasari, Martapura mengeluhkan susahnya mendapatkan gas elpiji sejak sebelum tahun baru tadi. Untuk harga menurutnya relatif saja, sepanjang barangnya ada tidak masalah.
Sedangkan, ini susah sekali mendapatkannya. Suaminya berkeliling nyari gas elpiji 3 Kilogram ini kemana-mana nggak dapat-dapat juga.
"Nyari sampai ke Sungai Sipai baru dapat. Harganya dua hari tadi masih Rp24ribu,"katanya.
Santi tadinya mengira gas langka selama Maulid dan tahun baru saja. Akan tetapi ini, sudah lewat tahun baru tetap saja gas susah didapat.
"Ini gimana seperti kita umkm tentu sangat terganggu dengan susahnya mendapatkan gas elpiji 3 kg ini.
Di Banjarmasin kelangkaan Elpiji tidak merata. Di pinggiran kota, pangkalan elpiji 3 kilogram ada namun pendistribusian tidak lancar. Sementara di kawasan kota,pengirimannya lancar saja.
Seperti pangkalan gas elpigi 3 kilogram milik Budiansyah, di toko budi di jalan cendrawasih no 1 Banjarmasin Barat misalnya.
Hanya beberapa tabung tersusun rapi, namun isinya tidak ada, Kamis (5/1/2011).
Meski gas elpiji tiga kilogram dibilang sulit, namun Budiansyah tidak menjual dengan harga di atas ketentuan. Budi menjualnya harga Rp 18.000 sementara ia beli dari agen Rp 14.750.
"Kalau saya jual lebih dari Rp 18 ribu takut karena akan dicabut izinnya," kata dia.
Dia mengakui beli ke agen satu kali amprah 250 tabung gas 3 kilo. "Cuma datangnya setengah bulan sekali. Lambat," kata dia. (Banjarmasin Post/Hari Widodo/ Nurholis Huda)