Seputar Kaltara

Astaga! Pemulung Ini Ditemukan Tewas dengan Uang Puluhan Juta Rupiah di Tas Pinggang

”Saat berbalik habis mungut sampah dari tong sampah, dia langsung ambruk. Oleh warga langsung dibawa ke puskesmas"

Astaga! Pemulung Ini Ditemukan Tewas dengan Uang Puluhan Juta Rupiah di Tas Pinggang
dokumen
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, NUNUKAN - Warga menemukan Mustamin Bin Manuhung (65) tergeletak di dekat tong sampah di Jalan Yos Sudarso, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Diduga, pria yang berprofesi sebagai pemulung tersebut terjatuh setelah mengorek sampah di kawasan pertokoan tersebut.

Kapolsek Nunukan Kota AKP M Sholeh Wahidi mengatakan, penyakit Mustamin kambuh saat memulung.

”Saat berbalik habis mungut sampah dari tong sampah, dia langsung ambruk. Oleh warga langsung dibawa ke puskesmas,” ujarnya, Rabu (8/2/2017).

Saat memberikan pertolongan, warga dikejutkan dengan adanya uang puluhan juta rupiah yang disimpan Mustamin di dalam sebuah tas pinggang yang disembunyikan di bagian perut.

Tas pinggang tersebut kemudian ditutup dengan baju yang digunakan sehingga tidak ada yang menduga jika di perut Mustamin ditemukan uang puluhan juta rupiah.

”Uang puluhan juta rupiah itu dibawa ke mana-mana oleh Mustamin ini ketika memulung,” imbuh Wahidi.

Pihak kepolisian sebelumnya mengaku kesulitan mengetahui identitas korban karena tidak satu pun kartu pengenal ditemukan pada Mustamin.

Setelah menyisir beberapa penampungan pemulung, polisi baru mengetahui tempat tinggal Mustamin. Beberapa tahun terakhir, Mustamin membuat gubuk tak jauh dari Pelabuhan Lintas Batas Laut (PLBL) Liem Hie Djung.

Mustamin diduga mantan TKI dari Bone, Sulawesi Selatan, yang dideportasi dari Malaysia. Hal ini diketahui setelah polisi menemukan paspor di gubuk tempat tinggal Mustamin.

”Sudah 10 tahun terakhir Mustamin tinggal di sini. Dulu rumahnya dari plastik bekas. Kalau nemu kayu, dia bangun gubuknya,” ujar tetangga korban, Samsudin.

Sayangnya, setelah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Nunukan, nyawa Mustamin tak tertolong. Pihak kepolisian kemudian menguburkan Mustamin di pemakaman umum Kampung Jawa karena korban tidak memiliki satu pun anggota keluarga di Nunukan.

Sementara itu, uang puluhan juta rupiah yang ditemukan saat ini masih diamankan di Kantor Polsek Nunukan Kota.

”Kami masih mencari informasi keluarganya melalui paspor yang kami temukan di bawah tempat tidurnya siang tadi. Kami akan telusuri melalui PJTKI yang menyalurkannya. Uangnya jumlahnya puluhan, akan kami serahkan kepada keluarganya,” tutup Soleh.

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved