NEWSVIDEO

Diduga Korban Laka Lantas Mahasiswa ULM Ini Ditemukan Warga Tewas di Parit

Mayat tersebut diketahui berkelamin laki-laki bernama Muhammad Fachrurriza (21) yang merupakan Mahasiswa Fisip Universitas Lambung Mangkurat (ULM).

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani | Editor: Didik Triomarsidi

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Warga dan pengendara di Jalan A Yani Kilometer 15,500 Kelurahan Gambut Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar Kalsel mendadak geger, Sabtu (18/2/2017) sekitar pukul 12.49 wita.

Hal itu dikarenakan telah ditemukannya sesosok mayat di sebuah parit yang berlokasi di bahu jalan raya.

Mayat tersebut diketahui berkelamin laki-laki bernama Muhammad Fachrurriza (21) yang merupakan Mahasiswa Fisip Universitas Lambung Mangkurat (ULM).

Beralamat di Jalan Barintik nomor 14 G RT 7 Kelurahan Tanjung Rema Kecamatan Martapura Kota Kabupaten Banjar Kalsel, Riza ditemukan dalam kondisi tenggelam.

Terkecuali hanya lengan kirinya yang masih nampak mengapung. Selain itu, sebuah kendaraan bermotor berjenis scoppy yang bernopol DA 6134 BAQ juga terlihat tergeletak di sisinya.

Sedangkan seorang warga Gambut, Fahmi menceritakan sebelumnya penemuan mayat itu pertama kali diketahui oleh seorang ibu rumah tangga yang sedang melintas usai menjemput anaknya pulang dari sekolah.

Perempuan itu semula terlihat heran ke arah parit yang ditumbuhi rerumputan. Menemui sebuah kendaraan tergeletak di dalamnya, ia juga ternyata melihat lengan manusia yang nampak mengapung.

" Setelah dipastikannya, ternyata lengan tersebut tidak lain adalah mayat. Ia kemudian melaporkan kejadian itu ke Pos Lantas Kindai. Seorang anggota polisi tak lama kemudian juga menelpon saya, " jelasnya.

Lebih lanjut, Fahmi mengatakan adapun saat dievakuasi kondisi korban kala itu masih mengenakan helm. Sebuah kendaraan bermotor yang diduga miliknya, juga hanya mengalami kerusakan pada bagian knalpot.

" Sedangkan bagian body depan dan belakang kendaraan itu tidak ada apa-apa. Menurut saya diduga sebelum korban masuk ke parit ia diserempet sebuah kendaraan sehingga merusak bagian knalpotnya, " ujar Fahmi.

Sedangkan seorang pria yang bekerja sebagai penjaga malam di sebuah perusahaan Universal Motors, Warni menceritakan Sabtu (18/2/2017) sekitar pukul 04.00 wita itu ia memang sempat mendengar suara aneh.

Berupa suara keras yang semula diduganya angkutan berat sedang melintas di atas pita getar di badan Jalan A Yani Kilometer 15 Kelurahan Gambut Kecamatan Gambut. Hanya saja, bunyi yang didengar kala itu hanya sekali.

"Padahal mestinya kan berkali-kali. Sementara kondisi saya subuh itu memang dalam keadaan setengah sadar. Nah, karena itu pula, saya pun tidak begitu merespon setelahnya, " cerita Warni.(Banjarmasin Post/Abdul Ghanie)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved