Seputar Kalteng

Perkawinan Panglima Burung dan Titisan Nyi Roro Kidul Hoax? FB: "Polisi Harus Mengusut"

Ini seperti yang terpantau dalam media sosial facebook, Jumat (24/2/2017) banyak komentar yang meragukan "Ternyata hanya kebohongan belaka"

Tayang:
Penulis: Fathurahman | Editor: Didik Triomarsidi
Facebook
Rencana pernikahan Panglima Burung dan Titisan Nyi Roro Kidul jadi polemik di media sosial facebook. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Rencana Pernikahan Ghaib antara Panglima Burung (Panglima Perang Dayak) dengan Titisan Nyi Roro Kidul ,Sri Baruno Parameswari yang akan dilaksanakan, tanggal 28 Februari 2017 di Rumah Damang Kepala Adat Kecamatan Katingan Tengah, Isay Djudae menjadi polemik.

Ini seperti yang terpantau dalam media sosial facebook, Jumat (24/2/2017) banyak komentar yang meragukan kebenaran perkawinan tersebut, dan meminta aparat kepolisian bergerak untuk menelusuri pemberi dana untuk ritual perkawinan ghaib tersebut.

Sudah dilakukan ritual "manenung" meminta petunjuk leluhur tentang kebenaran titisan Nyi Roro Kidul yang akan Menikah dengan Pangkalima Burung

Akun facebook yang menyatakan perkawinan Panglima Burung dengan Titisan Nyi Roro Kidul hanya bohong.
Akun facebook yang menyatakan perkawinan Panglima Burung dengan Titisan Nyi Roro Kidul hanya bohong. (facebook@tambunan)

"Ternyata hanya kebohongan belaka dan ada niat dibalik itu. Hendaknya pihak kepolisian tidak ragu dalam melakukan penyelidikan issu.yang meresahkan ini." tulisnya.

Demikian juga yang dinyatakan, Nilla Riwut, anak dari Pejuang Kalteng, Tjilik Riwut yang dalam status Facebook miliknya meminta polisi mengusut sutradara yang membuat acara tersebut agar diketahui siapa sebenarnya yang mendanainya.

Ketidakpercayaan warga Kalteng terkait rencana pernikahan ghaib tersebut banyak sekali diungkapkan di sejumlah akun facebook dan media sosial lainnya.

Apalagi ada kesan tamu yang diundang adalah orang-orang penting, yang mustahil akan datang seperti Presiden RI, Joko Widodo, sehingga ada kesan sengaja dibesar-besarkan.

Demikian juga dengan kementar Sekum DAD Kalteng Yansen A Binti, yang menduga ada indikasi pengalihan isu terkait digelarnya perkawinan ghaib tersebut.

"Namun, saya juga tidak bisa melarang mereka menggelar itu, karena tidak ada aturan yang melarangnya itu adalah hak mereka tapi saya berharap itu jangan dibesar-besarkan."ujarnya.

Undangan pernikahan Panglima Burung dengan Sri Baruno Prameswari yang beredar di media sosial.
Undangan pernikahan Panglima Burung dengan Sri Baruno Prameswari yang beredar di media sosial. (Istimewa via tribunkalteng.com)
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved