Liga Indonesia
Hebat, Hebat! Dua Anak Desa Purwakarta Berlatih Sepak Bola ke Inggris
Mereka akan menjalani pelatihan di Queens Park Rangers (QPR), klub yang bermarkas di Stadion Loftus Road, London.
BANJARMASINPOST.CO.ID, PURWAKARTA -- Dua pemain akademi sepak bola Asli Sepak Bola Anak Desa (ASAD) Purwakarta dilepas Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi ke London, Inggris.
Kedua anak berusia 14 tahun itu bernama Hamsah Medari Lestaluhu dan Ahludz Dzikri Fikri.
Mereka akan menjalani pelatihan di Queens Park Rangers (QPR), klub yang bermarkas di Stadion Loftus Road, London.
QPR saat ini bermain di Championship, kompetisi kasta kedua di Negeri Ratu Elizabeth II setelah Premier League (Liga Inggris).
Di musim 2015-2016, QPR finis di urutan ke-12.
Di musim 2016-2017 ini, QPR terseok-seok di urutan ke-15 dari 24 klub dengan nilai 40 dari 33 pertandingan.
Hamsah dan Ahludz lolos seleksi coaching clinic yang digelar di Bandung pada November 2016.
Keduanya datang ke Rumah Dinas Bupati Purwakarta, Kamis (23/2/2017).
Mereka ditemani legenda sepak bola Indonesia, Rully Nere.
Keduanya akan berangkat pada Sabtu (25/2/2017) dan berada di London selama 12 hari.
Bagi Hamsah dan Ahludz, belajar ke luar negeri ini bukan pertama kali.
Keduanya pernah ke Brasil bersama ASAD saat mewakili Indonesia dalam kejuaraan Danone Cup.
Setelah itu mereka ke Spanyol bersama ASAD dalam kejuaraan Mediteranian International Cup.
"Ini yang ketiga kali, tapi kali ini tidak sama Asad, akan jadi pengalaman baru yang tidak akan saya sia-siakan," kata Ahludz.
Ahludz adalah anak seorang buruh harian lepas di Kabupaten Karawang, yang kemudian lolos seleksi di ASAD beberapa tahun lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/ahludz-dzikri-fikri-dan-hamsah-medari-lestaluhu_20170225_063123.jpg)