Masih Ingat Si Tampan Omar Barkan Dideportasi dari Arab Saudi? Begini Cerita Sebenarnya
Masih ingat dengan Omar Barkan Al Gala? Pria menghebohkan dunia pada 2013 lalu yang dikabarkan diusir dari Arab Saudi karena terlalu tampan?
Penulis: Restudia | Editor: Syaiful Akhyar
BANJARMASINPOST.CO.ID - Masih ingat dengan Omar Barkan Al Gala? Pria menghebohkan dunia pada 2013 lalu yang dikabarkan diusir dari Arab Saudi karena terlalu tampan?
Meski pemberitaan ini tidak benar, sosoknya tetap dikenal dunia karena pemberitaan pengusirannya dari Arab Saudi karena terlalu tampan.
Nah si pria tampan yang menjadi ambassador sebuah merek hape ternama ini melepas status lajangnya, tanpa banyak diketahui oleh fansnya.
Al Gala, biasa dia disebut telah menikahi perancang busana dari Arab Saudi bernama Yasmin. Dari pernikahannya ini keduanya dikaruniai bayi laki-laki bernama Diyab, seperti diberitakan alarabiya.
Istrinya, Yasmin melahirkan putra pertamanya pada 8 September 2016 lalu, seperti terlihat di postingan akun instagramnya.
Dilansir wikipedia, Omar Barkan Al Gala lahir di Baghdad, 23 September 1989 adalah model, aktor dan fotografer.
Meski lahir di Baghdad, Irak, tapi dia terkenal di Dubai, Uni Emirat Arab. Omar terkenal usai pemberitaan ia dideportasi oleh Arab Saudi dengan kabar karena terlalu tampan.
Ia diusir karena punya paras yang tampan luar biasa sehingga dikhawatirkan dapat membuat para wanita jatuh cinta.
Kejadian terjadi di Janadriyah Heritage and Culture Festival di Riyadh, Omar Borkan Al Gala beserta delegasi lainnya yang sedang mempromosikan pariwisata Uni Emirat Arab (UEA), mereka didatangi rombongan polisi syariah dan membawa mereka keluar.
Tak lama setelah diamankan petugas, Omar Borkan al Gala dan dua orang lainnya yang juga cukup tampan langsung dideportasi dan diterbangkan kembali ke Dubai, UEA.
Ternyata pengusirannya memang berkaitan dengan ketampanannya. Dilansir huffingtonpost, Omar mengaku mendapatkan 800 ribu like di facebook dalam waktu 48 jam usai ceritanya menjadi viral.
Usai dua tahun ia diam, akhirnya ia mengungkapkannya secara ekslusif kepada Metro. Ia mengaku bersama teman-temannya di sebuah festival di Riyadh.
Kemudian beberapa gadis mengenalinya. Akhirnya mereka mengerumuninya, meminta tanda tangan dan foto. Hingga terjadi kerumunan perempuan di sekitarnya.
Hal ini sangat dilarang terjadi di Arab Saudi. Melanggar peraturan yang diterapkan Komisi Arab Saudi Bidang Ketertiban dan Pencegahan Kejahatan.
Tidak boleh ada interaksi antara pria dan wanita yang tidak terikat dalam hubungan pernikahan atau keluarga.
Namun ia mengungkapkan tak ada deportasi. Ia tak diminta meninggalkan Arab Saudi, tetapi hanya diminta meninggalkan festival.
Kini, karena ceritanya tersebut ia menjadi tenar dan mendapatkan kontrak modeling di seluruh dunia. Termasuk jadi duta produk hape ternama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/omar-barkan_20170303_174138.jpg)