Banjarmasin Post Edisi Cetak

Puisi: Di Tanah Nainawa

Ada ratusan nama tertulis di dinding dan kaca Sebagian, berkata tentang kemenangan Dan sebagiannya lagi berteriak tentang kesediha

Puisi: Di Tanah Nainawa
Banjarmasin Post edisi cetak, Mnggu (26/3/2017). 

Di Tanah Nainawa

Karya: Ainul Amien

I
Ada ratusan nama tertulis di dinding dan kaca
Sebagian, berkata tentang kemenangan
Dan sebagiannya lagi berteriak tentang kesedihan

Setiap kali hujan datang
Lautan darah mengalir, membasahi rumah-rumah
Perkantoran, dan juga warung makan
Hingga terlihat samar; laut dan daratan

Di antara Baunya yang paling kukenal, adinda!
:ketika memar musim kemarau
membakar sisa kain dan pakaian
yang tak jarang meyusup ke jantung kita yang tenang

Di tanah ini, adinda. Kita semestinya bercerita
Bahwa kelak, akan ada jarak yang membuat kita saling berteriak

II
Aku yang duduk di depan jendela
Memandang ceria langit kita
Dari kedalaman cinta pada sebuah taman kota

Awan berarak, dan matahari yang tegak
Lihatlah, adinda! Bahwa di sana, ada ribuan jiwa sedang terseyum pada kita
Biru langit dan merah darahnya,
Rupanya tak sia-sia membuatku tetap percaya
Seperti guratan nyawa yang melayang di tanah Karbala
Atau ciuman Nainawa yang mengajariku tentang setia.

Episode Malam ke-3
Seusai aku meneguk hitam kopi
Kau pun bertanya, tentang nama-nama dari sebuah cerita
Itukah dia yang tak sengaja kuucap
Lantaran mulutku masih belum sanggup untuk menyesap.

ada selusin cerita yang kau dengarkan
ada ribuan kata yang kau temukan
semuanya hanya sebatas hasrat.
tapi hanya ada satu yang benar-benar nyata
yakni, senyum yang teramat singkat

Halaman
12
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved