Pelaksanaan UN Tidak Serempak Rawan Kebocoran

Pelaksanaan ujian nasional (UN) Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama ( SLTP) dan Madrasah Tsanawiyah, Rabu (3/5/2017) memasuki hari ke dua.

Penulis: Fathurahman | Editor: Elpianur Achmad
tribunkalteng.com/faturahman
Siswa MTs An-Nur, saat belajar sebelum masuk kelas untuk ikut UN.(faturahman) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA- Pelaksanaan ujian nasional (UN) Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama ( SLTP) dan Madrasah Tsanawiyah, Rabu (3/5/2017) memasuki hari ke dua.

Pelaksanaan ujian nasional tidak sama seperti pelaksanaan tahun sebelumnya, karena sekolah di Palangkaraya yang mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) hanya enam sekolah.

Sedangkan puluhan sekolah lainnya melaksanakan ujian nasional berbasis kertas dan pensil sehingga pelaksanaannya pun tidak pagi hari, tetapi siang hari sekitar pukul 09.30 wib

Ini cukup rawan terjadi kebocoran soal, karena pelaksanaan UNBK dan UN berbasis kertas dan pensil waktu pelaksanaannya berbeda.

Kepala Sekolah MTs An-Nur, Palangkaraya, Rus'ansyah, mengakui, pihaknya baru melaksanakan UN berbasis kertas dan pensil pukul 9.30 wib,sedangkan untuk sekolah yang melaksanakan UNBK pagi hari sudah dimulai.

"Memang berbeda, dulu pelaksanaanya pagi, tetapi saat ini siang, karena yang pagi dipakai oleh untuk enam sekolah yang menggunakan UNBK, setelah itu baru yang berbasis kertas dan pensil,"ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Kalteng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved