Berkah Ramadan
Tausiyah: Penyesalan
Sekalipun seseorang sudah berusaha, sebagaimana dalam permainan sepak bola atau kompetisi pilkada, tidak jaminan target kemenangan tercapai.
Jangan takut salah dan mengakui kesalahan. Jangan pelit minta maaf pada teman. Orang yang mau minta dan berterima kasih itu menunjukkan kebesaran dan ketulusan jiwanya.
Seseorang tak akan jatuh harga dirinya karena minta maaf. Sebaliknya, justru akan mengundangrespek orang lain.
Jika diingat-ingat dan dihitung, berapa banyak kita mengalami kekecewaan hidup. Mungkin terjadi dalam memilih pasangan hidup, dalam memilih pekerjaan, tempat tinggal, mendidik anak, bisnis, pergaulan sosial, pilihan politik, dan lain sebagainya.
Berbagai ayat kitab suci juga memberikan isyarat dunia itu penuh tipuan dan keluh kesah. Makanya sebagian penduduk bumi lalu lari ke agama mencari pegangan yang menghibur dan menenangkan jiwa.
Tetapi banyak pula yang melihat panggung kehidupan adalah panggung persaingan dan pertempuran. Sikap sadisme dan masochisme telah melekat dalam diri manusia.
Sadisme memberikan rasa puas ketika bisa menaklukkan orang lain sampai tak berdaya. Sedangkan masochisme, semakin dirinya terluka semakin muncul semangat dan gairah hidup.
Dua-duanya menempatkan panggung kehidupan sebagai ajang gladiator. To kill or to be killed (Membunuh atau terbunuh). Sekejam itukah realitas hidup? Tergantung siapa yang menjawab pertanyaan ini. (*)
Baca Lengkap di Harian Banjarmasin Post Edisi Selasa (13/6/2017)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/banjarmasin-post-edisi-cetak_20170613_145112.jpg)