Berita Banjarmasin

Ngejazz Hingga Kodam Mulawarman Balikpapan

Setiap gelaran musik Jazz di Banua, nama penyanyi cantik dan seksi ini selalu dilibatkan baik menjadi bintang tamu maupun penyanyi pendukung.

Penulis: Khairil Rahim | Editor: Eka Dinayanti
istimewa
Syafarina Eliani 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Setiap gelaran musik Jazz di Banua, nama penyanyi cantik dan seksi ini selalu dilibatkan baik menjadi bintang tamu maupun penyanyi pendukung.

Si cantik bernama lengkap Syafarina Eliani namun akrab disapa Ririn ini penjadi penyanyi penghibur aliran musik dari Amerika Serikat ini tidak hanya menggema di Banua, bahkan hingga ke daerah tetangga.

Baru-aru ini perempuan kelahiran Tanjung, 5 Agustus 1993 ini diminta tampil di acara serah terima jabatan Kodam Mulawarman Balikpapan, Kalimantan Timur.

"Acara sertijab sudah diundang beberapa kali di Balikpapan termasuk yang formal saat sertijab Kodam Mulawarman," kata perempuan bersuara kalem ini.

Ririn menambahkan mendapat kesempatan tampil di Balikpapan karena memang sering tampil di Banjarmasin yang juga dihadiri para petinggi Kodam Balikpapan.

Sehingga mereka pun rela memboyong Ririn ke Balikpapan untuk setiap acara hiburan di lingkungan Kodam Balikpapan.

Bagaimana soal bayaran, Ririn mengaku tampil di daerah tetangga tentu saja lebih besar penghasilannya di banding Banjarmasin.

"Tapi soal materi saya tidak terlalu utama yang penting hasil karya kita bisa dihargai dengan diundang tampil," katanya.

Sementara di Banua, Ririn sudah menjadi langganan tampil di acara jazz. Seperti pernah tampil bersama dengan Pongki Barata dengan Wahyu and Friend di acara jazz Hotel Mercure Banjarmasin dan acara musik di TVRI.

"Acara TVRI juga bersama Wahyu and Friend," kata dia.

Terakhir kata Ririn dia tampil bersama Wanderland Band saat tampil di Taman Budaya Banjarmasin bersama gabungan beberapa band membawakan lagu-lagu jazz.

Namun tambah Ririn penampilan dia di Taman Budaya Jalan Brigjen Hasan Basri Banjarmasin sedikit berbeda karena dipadukan dengan lagu lagu Banjar.

"Ini kolaborasi kami biasanya Jazz lagu-lagu serius kini kami bawakan dengan lagu lagu Banjar dan ternyata asyik juga jadinya," sebut Ririn.

Disaat perempuan sebaya seumuran dirinya sangat menganggumi musik pop alternative, dangdut hingga rock, Ririn justru memilih jazz yang kurang populer di Banua.

"Bagi saya musik Jazz itu unik dan justru mudah dipahami," kata Ririn.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved