Obat hati

Islam Agama Damai

ISLAM Agama yang telah diturunkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW sungguh sangat sempurna. Islam agama yang universal, totalitas dan mampu menjawab

BANJARMASINPOST.CO.ID - ISLAM Agama yang telah diturunkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW sungguh sangat sempurna. Islam agama yang universal, totalitas dan mampu menjawab tantangan zaman dalam menghadapi modernisasi.

Lebih dari itu Islam adalah agama rahmatan lil alamin. Oleh sebab itu, bila ada orang Islam atau kelompok yang mengaku dirinya Islam bertindak kekerasan dan tidak menjunjung tinggi kerukunan berarti dia sama sekali tidak mewakili Islam.

Kekerasan yang terjadi bukanlah ajaran Islamnya, tapi yang salah oknum individu orang Islam itu sendiri. Mereka yang tidak memahami Islam secara kaffah, biasanya bertindak jauh dari norma dan nilai nilai ajaran Islam yang hakiki, sebagian mereka tidak tahu dan tidak mengamalkan ajaran yang telah digariskan Islam.

Dakwah Islam bukan dengan memukul tapi dengan merangkul. Menyebarkan Islam bukan dengan menyinggung, namun dengan menyentuh. Menyosialisasikan ajaran Islam bukan dengan saling mengejek, namun dengan mengajak. Sungguh indah Islam bila kita pelajari, hanya orang-orang salah menafsirkan ayat Alquran yang melakukan tindakan kriminal karena kriminalisme adalah musuh Islam.

Islam memiliki budaya salam dengan selalu mengedepankan kedamaian. Agama Islam melarang mencela dan memaki ajaran agama lain. Ini ditegaskan Allah dalam firman-Nya: “Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan merekalah kembali mereka, lalu Dia memberitakan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan.” (QS al-An'am ayat 108)

Membendung kerusakan Islam yang disebabkan oleh segelintir orang, maka umat Islam harus bersatu untuk melawan kekerasan, kriminalitas, dan tindakan anarkistis. Umat Islam harus bersikap “Kedamaian Yes, Kekerasan No”. Sikap menolak kekerasan untuk menghilangkan citra Islam yang diidentikkan dengan kekerasan. Umat Islam harus mampu membendung siapapun dari umat Islam yang selalu bertindak anarkistis.

Oleh karenanya, mengajak umat Islam untuk selalu mengamalkan ajaran Islam dengan mengamalkan dan mengaplikasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Kedamaian harus menjadi tongkat perjuangan dan eksistensi umat Islam di masa depan. Tindak kekerasan, anarkistis dan krimilitas harus menjadi musuh bersama.

Islam sangat menjunjung nilai-nilai kedamaian dan cinta kasih kepada semua makhluk Allah dan menentang segala bentuk kekerasan dan kriminalisasi dan ini telah dimanifestasikan oleh Rasulullah SAW dalam melaksanakan misi dakwahnya.

Dalam membangun masyarakat madani di Kota Madinah dan inilah faktor yang menjadi sebab berhasilnya Nabi Muhammad SAW dalam mengembangkan agama Islam di tengah-tengah ummat manusia dan ini yang disebutkan dalam Firman Allah yang artinya , "Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawaklah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya. (QS Ali 'Imran ayat 159)

Maka, mari bersikap arif dan damai terhadap siapapun yang tidak mengganggu kita. Satukan langkah untuk menuju bangsa yang makmur, sejahtera dan damai dalam bingkai negara kesatuan republik Indonesia.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved