Jendela Dunia

Terungkap! Warga Amerika yang Kabur dan Cari Suaka ke Kanada Semakin Banyak

Sebagian besar, 88 persen pencari suaka pada Juni pergi ke Provinsi Quebec, dan menunjukkan hal yang sangat kontras

Editor: Didik Triomarsidi
ca.news.yahoo.com
Perbatasan antara Negara Amerika Serikat dan Kanada 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Jumlah pencari suaka yang melintasi perbatasan Amerika Serikat (AS) ke Negara Kanada meningkat pada bulan Juli setelah menurun dua bulan lalu.

Menurut data pemerintah yang dirilis pada Jumat, terdapat 884 orang pemohon suaka yang melintasi perbatasan antara penyeberangan resmi dan dijemput oleh Royal Canadian Mounted Police bulan lalu, sehingga menambah jumlah pengungsi sebanyak 4.345 orang pada semester pertama 2017.

Sebagian besar, 88 persen pencari suaka pada Juni pergi ke Provinsi Quebec, dan menunjukkan hal yang sangat kontras dibandingkan bulan-bulan sebelumnya ketika lebih dari 100 orang per bulan pergi ke Provinsi Manitoba.

Banyak pencari suaka yang mengatakan, mereka meninggalkan AS karena takut dideportasi oleh aturan imigrasi Donald Trump.

Namun di Kanada, para pencari suaka terkena penahanan untuk interogasi, serta pemeriksaan keamanan sebelum diizinkan mengisi dokumen suaka.

Diperkirakan waktu yang dihabiskan di AS dapat membuat mereka berada pada posisi yang kurang menguntungkan.

Masuknya orang-orang yang melintasi perbatasan merupakan sebagian dari alasan meningkatnya jumlah pemohon suaka di Kanada, dan menjadikan tahun 2017 sebagai tahun dengan jumlah tertinggi permohonan suaka sejak 2011.

Pemerintah Kanada telah menolak seruan untuk menghentikan pencari suaka kembali ke perlintasan perbatasan darat di bawah perjanjian Safe Third Country, karena perjanjian tersebut menjadi alasan banyak orang melintasi negara secara ilegal, demikian Kantor Berta Reuters melaporkan.

Berita ini dipublikasikan wartakota.co.id dengan Judul "Jumlah Warga Amerika Pencari Suaka ke Kanada Meningkat, Tertinggi Sejak 2011"

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved