Berita Kotabaru

Lengan Samudi Dijilat Api Saat Berusaha Selamatkan Harta

Lengan Samudi gosong karena mencoba menyelamatkan harta benda miliknya yang terperangkap kobarakan api terjadi, Minggu (23/7) sekitar pukul 10.00 Wita

Editor: Elpianur Achmad
Halaman 13 Harian Banjarmasin Post edisi Cetak, Senin (24/7/2017) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Samudi merintih kesakitan ketika dibawa ke kantor Desa Semayap untuk diberikan pengobatan, akibat luka bakar di lengan kiri dan kanannya. Lengan Samudi gosong karena mencoba menyelamatkan harta benda miliknya yang terperangkap kobarakan api terjadi, Minggu (23/7) sekitar pukul 10.00 Wita.

Samudi juga satu di antara korban kebakaran terjadi di Jalan H Hasan Basri, Gang Teluk Gadang, RT 03, Desa Semayap, Kecamatan Pulaulaut Utara yang mengalami luka bakar di lengan kirinya. Dia pun harus diberikan perawatan karena luka bakar dialaminya cukup parah.

Saat diberikan pengobatan, terlihat mimik kesakitan dirasakan Samudi, akibat luka perih di lengan kirinya yang melepuh. Kecuali di lengan kananya tidak melepuh, namun terlihat merah bekas terkena api.

Kepada Kepala Desa Semayap, Hajjah Hamiah yang saat itu mengoleskan obat oles luka bakar di lengan korban, Samudi mengakui kebakaran terjadi berawal sumber api rumah yang dikontraknya.

Menurut Samudi, sebelum kebakaran terjadi rumah, kontrakan yang ditempatinya dalam keadaan kosong ditinggal ke pasar.

"Benar mulanya api dari rumah saya," kata Samudi menjelaskan kepada kades Semayap dam beberapa petugas.

Ia membantah kabar yang sempat beredar, api yang berawal dari rumah kontrakannya itu diakibatkan karena lupa mematikan kompor saat ditinggal ke pasar.

"Saya tidak ada memasak saat meninggalkan ke pasar. Mungkin paling listrik," jelas Samudi, dengan wajah pucat saat memberikan penjelasan singkat kepada kepala desa dan petugas yang menginterogasinya.

Pengamatan di lapangan, lokasi kebakaran terjadi di sebuah gang sempit yang jaraknya hanya beberapa meter dari kantor desa.

Selain titik lokasi kebakaran hanya beberapa puluh meter dari kantor Dinas Pemadam Kebakaran Kotabaru.

"Ya memang dekat kantor dinas kebakaran. Tapi mobil pemadam di kantor sana (Jalan Sisingamangaraja). Tidak di sini," kata seorang petugas di lapangan.

Sementara, Kepala Desa Semayap Hajjah Hamiah didampingi Kapolsek Pulaulaut Utara Iptu H Gatot EW mengatakan, dalam peristiwa tersebut empat buah rumah habis terbakar, sedangkan satu rumah yang juga ikut terbakar hanya rusak ringan.

Belum diketahui pasti penyebab kebakaran. Tapi, Hamiah tidak menepis sumber api berasal dari rumah kontrakan yang ditempati Samudi, seorang pedagang pentol.

Disinggung kabar yang sempat berkembang di lapangan, kebakaran diakibatkan karena penghuni rumah kontrakan meninggalkan rumah kosong dalam keadaan memasak. Hamiah tidak berani memastikan hal itu.

"Soal itu belum tahu. Kabar dari siapa," jelasnya dengan nada balik bertanya. Ia hanya membenarkan dari lima rumah yang terbakar empat diantaranya rumah kontrakan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved