Kriminalitas Jakarta
Kasus First Travel: Perancang Busana Anniesa Hasibuan Menangis Saat Dipepet Dua Pria Ini
Saat itu ia dan suaminya sedang berada di lobi Gedung Sekretariat Jenderal Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng Barat nomor 3-4, Jakarta Pusat
BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Perancang busana muslim kondang Anniesa Desvitasari atau lebih dikenal Anniesa Hasibuan (31), terdiam begitu dua pria berpakaian bebas mengaku dari Bareskrim Polri langsung mengapit sisi kanan dan kiri suaminya, Andika Surachman (31).
Saat itu ia dan suaminya sedang berada di lobi Gedung Sekretariat Jenderal Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng Barat nomor 3-4, Jakarta Pusat, Rabu (9/8/2017) siang.
Lantas, ia menitikkan air mata saat melihat suaminya digiring ke mobil petugas.
Kejadian yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB siang itu merupakan momen saat petugas Bareskrim Polri menangkap suami Anniesa Hasibuan selaku Direktur Utama PT First Anugerah Karya Wisata atau lebih dikenal First Travel, Andika Surachman.
Andika Surachman ditangkap kepolisian atas laporan kasus penipuan atau penggelapan penyelenggaraan perjalanan ibadah umroh perusahaannya.
"Dia ditangkapnya pas jam segini ini pas saya jaga di depan lobi ini. Sebelum ditangkap Andika dan istrinya itu diwawancara sama wartawan (jumpa pers) di lantai dua. Nah, di lobi sudah ada lima orang dari Bareskrim yang menunggu. Pas dia dan istrinya turun dan pas pintu keluar langsung dipepet sama orang-orang dari Bareskrim. Pas kejadian itu, saya lihat mata istrinya sudah berkaca-kaca mau menangis," ujar seorang petugas keamanan kepada Tribun di lokasi penangkapan, komplek Kemenag, Jakarta Pusat, Kamis (10/8/2017).
Petugas keamanan yang enggan disebutkan namanya itu menceritakan, penangkapan terhadap Andika Surachman hanya berlangsung beberapa menit.
Sepengetahuannya, saat itu hanya Andika Surachman yang dibawa ke mobil petugas. Sementara, istrinya, Anniesa Hasibuan, berjalan ke mobil pribadinya bersama seorang ajudan.
"Si Andika nya pakai kemeja putih diapit dan digandeng sama anggota dari kanan dan kirinya. Lalu, digiring ke mobil Avanza silver," ujarnya.
"Kalau istrinya pakai jilbab, baju muslimah warna putih juga tapi ada motifnya. Setelah dari suaminya dimasukin ke mobil petugas, istrinya jalan ditemani laki-laki, ajudannya, ke parkiran mobil di sebelah. Saya ikut nganterin sampai ke mobilnya, AVP putih. Pas jalan ke mobil sampai ke dalam mobil itu istrinya menangis. Saya ingat banget karena saya juga bantu buka pintu mobil dan bantu parkir mobil keluar," paparnya.
Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Herry Rudolf Nahak menyampaikan, Andika Surachman dan istrinya, Anniesa Hasibuan, ditangkap oleh anggotanya di komplek Kementerian Agama, pada Rabu siang. Saat itu, keduanya baru menggelar jumpa pers kepada para wartawan.
Lantas, suami istri pemilik First Travel itu langsung dibawa ke kantor Bareskrim Polri, Gedung KKP, Gambir, Jakpus, yang berjarak 1 Km dari kantor Kemenag.
Ia menceritakan penangkapan terhadap suami istri itu bermula saat adanya laporan dugaan penipuan dan penggelapan dalam penyelenggaran perjalanan umroh yang dilakukan oleh First Travel pada 4 Agustus 2017 atau sepekan lalu. Laporan itu justru datang dari 13 agen yang bekerja sama di bawah naungan perusahaan First Travel.
Setelah dilakukan penyelidikan, petugas menemukan adanya unsur pidana penipuan dan penggelepaan yang dilakukan oleh perusahaan milik Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan itu.
Dan dalam satu hari, Rabu, 9 Agustus 2017, tim penyidik memutuskan dalam gelar untuk menetapkan suami istri yang menjadi bos First Travel itu sebagai tersangka dan langsung dilakukan penangkapan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/desainer-busana-muslim-anniesa-hasibuan_20170811_100446.jpg)