Piala AFF U18
Ternyata Ini Asal Mula Kata 'Jebret' si Komentator Pertandingan Bola Valentino Simanjuntak
Selain berprofesi sebagai presenter olahraga, Valentino Simanjuntak juga menggeluti pekerjaan lain yakni pengacara, presenter pencarian bakat
BANJARMASINPOST.CO.ID - Dalam laga Timnas Indonesia U-19 kontra Myanmar, kemarin, bukan hanya kemenangan Garuda Nusantara yang jadi perbincangan, tapi juga sang komentator pertandingan, Valentino Radot Simanjuntak.
Dia dikenal sangat mahir memainkan kata-kata ketika pertandingan sepak bola berlangsung.
Namun ada kata yang sangat kental dan menjadi ciri khasnya yakni 'jebret'. Kata itu tersebut mampu membuat suasana nonton pertandingan jadi lebih hidup.
Selain berprofesi sebagai presenter olahraga, Valentino Simanjuntak juga menggeluti pekerjaan lain yakni pengacara, presenter pencarian bakat, dan pengajar komunikasi.
Kepiawaiannya dalam berkomentar seakan-akan selalu dinanti oleh warganet.
Bahkan, warganet sampai menirukan kata-kata dan gaya sang Jebret.
Valentino Simanjuntak kerap meneriakkan kata jebret dari awal hingga akhir pertandingan.
Kata jebret bahkan sempat menjadi trending topic di jejaring sosial Twitter.
Ternyata Valentino tidak asal menggunakan kata jebret.
Kata tersebut memiliki sisi historis yang menarik.
Pada awalnya Valentino kerap membawakan acara play to play yang lebih mengarah ke Inggris.
Dalam acara tersebut dia menyampaikan data-data sambil menyebutkan nama pemain bola.
Namun ketika menjadi komentator Piala Presiden dan Piala AFF ada permintaan khusus.
Dia diminta untuk membawakan acara tersebut dengan gaya Amerika Latin dan Italia.
Berawal dari permintaan tersebut,kemudian Valentino mencoba gaya komentator ala Radio Republik Indonesia dan gaya yang ada di kampung-kampung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/valentino-simanjuntak_20170906_233625.jpg)