Berita Kotabaru

Di Pulau Sebuku, Fotocopy Dokumen Cuma Selembar Tidak Bakal Dilayani, Ini Alasannya

Keterbatasan operasional listrik milik perusahaan listrik yang memaksa warga harus mengeluarkan uang lebih, untuk biaya fotocopy

Di Pulau Sebuku, Fotocopy Dokumen Cuma Selembar Tidak Bakal Dilayani, Ini Alasannya
istimewa
Kantor Desa Ujung (Tanjung Mangko), Kecamatan Pulau Sebuku. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Keterbatasan operasional listrik milik perusahaan listrik yang memaksa warga harus mengeluarkan uang lebih, untuk biaya fotocopy saat keperluan mendesak dibenarkan kepala Desa Rampa, Kecamatan Pulau Sebuku, Ilham.

Menurut Ilham, biaya tambahan dan besarnya harga fotocopy Rp 1.000 perlembar karena tidak ada pilihan saat ada keperluan warga yang begitu mendesak.

Misalkan keperluan berobat di puskesmas atau ingin meminta rujukan ke rumah sakit, persyaratan diperlukan biasanya KTP (kartu tanda penduduk), KK (kartu keluarga), dan syarat lainnya yang memerlukan mesin fotocopy.

Baca juga: SSB Batu Agung Berjaya di Danone Nations Cup 2017, Ini Jebolan Turnamen Tersebut

Baca juga: Wow! Polwan Cantik Ini Nekat Berjibaku dengan Si Jago Merah, Sempat Tersengat Panas Kebakan Lahan

"Karena keperluan mendesak mau tidak mau. Itu pun harus membelikan premium untuk operasional mesin genset untuk menghidupkan mesin fotocopy. Karena biasanya kalau hanya selembar tidak dilayani."

Pemilik usaha fotocopy hanya mau melayani pada siang hari, apabila jumlah yang dicopy banyak.

"Kalaupun memfotocopy malam harga perlembarnya Rp 250 sampai Rp 500. Bila siang Rp 1.000," katanya.

Baca juga: Timnas Garuda Muda U-12 Ini Bikin Terharu, Tradisi di Indonesia Dibawa ke Amerika, Apa Itu?

Kondisi itu sudah berlangsung lama, atau selama operasional listrik dari perusahaan listrik hanya beroperasi 12 jam.

Ada tiga desa yang dialiri listrik selama 12 jam (18.00-06.00 Wita) dari perusahaan listrik. Yaitu Desa Rampa, Sungaibali dan Desa Ujung (Tanjung Mangkok).

Sementara lima desa lainnya, Desa Kanibungan, Mandin, Belambus, Serakaman, dan Sekapung belum teraliri listrik.

Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved