Berita Banjarmasin
Apresiasi Gebyar UKM Markplus, Gustafa Yandi: Peluang Ini Harus Bisa Dimanfaatkan
Gebyar UKM Edisi kedua digelar di Auditorium RRI Banjarmasin, Selasa (03/10) menghadirkan Husin Wijaya, Edo Rinaldo dari Markplus Inc.
Penulis: | Editor: Elpianur Achmad
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Gebyar UKM Edisi kedua digelar di Auditorium RRI Banjarmasin, Selasa (03/10). Diikuti para pelaku UKM di Kalsel dan menghadirkan Husin Wijaya, Edo Rinaldo dari Markplus Inc.
Husin Wijaya mengatakan, bagi pelaku UMKM tidak boleh melihat peluang yang salah. Peluang banyak, hanya saja kadang sumber daya yang kurang.
Perhatikan pula trend-trend saat ini. Seperti trend hari ini banyak yang jangka pendek, lihat pangsa pasarnya, dan siapa konsumen yang ingin dibidik.
"Trend kedepan misalnya ingin harga kompetitif, terus berinovasi, trend semua orang ingin dapat harga murah dan berkualitas oleh sebab itulah harus inovasi terus. Trend yang perlu diperhatikan dengan baik," ujarnya.
Baca juga: Para Anggota DPRD Banjarmasin Diperiksa KPK, Tiap Orang Jalani Pemeriksaan Sampai 5 Jam
Edisi kedua Gebyar UKM 2017 digelar di 18 kota di Indonesia yakni Palembang, Banjarmasin, Semarang, Batam, Solo, Palu, Malang, Jakarta, Pekanbaru, Manado, Jogja, Bandung, Medan, Bandar Lampung, Balikpapan, Surabaya, Makassar, Denpasar.
Kepala Dinas UKM dan Koperasi Kalsel, Gustafa Yandi menyambut baik kegiatan Gebyar UKM oleh Markplus ini. Dikatakannya, kegiatan ini tentunya sangat mendukung bagaimana agar bisa membina UKM di Kalsel lebih eksis dan berdaya saing supaya lebih maju lagi.
Diakuinya, kondisi UKM d Kalsel perlu sentuhan dan binaan agar pelaku UKM bisa lebih inovasi dan menciptakan produk unggulan di Kalsel. Terlebih sekarang ini sudah era digital, Kalsel sudah launching Marketplace sebagai wujud binaan bagi UKM agar bisa memasarkan produk tersebut secara online.
"Sudah banyak UKM yang memanfaatkan dan kami terus mengevaluasi agar para UKM bisa benar-benar memanfaatkannya," katanya.
Menurutnya, sekarang yang ramai adalah UKM kuliner, yang lagi booming tetap sasirangan dan handycraft rotan karena merupakan andalan dari Kalsel. Ada sekitar 470 ribu jumlah UKM di Kalsel. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/penyerahan-penghargaan-di-gebyar-ukm-ke-dua-oleh-markplus-inc_20171003_105933.jpg)