Perankan Karakter Jenderal Soedirman, Begini Cuitan Sang Cucu di Twitter

Cucu kandung Jenderal Sudirman yaitu Ganang Priambodo Soedirman akan memerankan tokoh kakeknya ketika terjadi agresi militer Belanda

Tayang:
Penulis: Yayu Fathilal | Editor: Syaiful Akhyar
Twitter
Ganang Priambodo Soedirman 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Peringatan HUT KE-72 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun ini bakal berbeda, sebab bakal ada pementasan drama kolosal tentang perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman pada besok, Kamis (5/10/2017).

 Upacara akan berlangsung di dermaga Pantai Indah kiat, Cilegon, Banten.

Drama kolosal ini bercerita tentang perjuangan Panglima Besar Sudirman memimpin TNI melawan penjajah Belanda.

Hal yang menarik dari drama ini adalah tokoh yang berperan sebagai Jenderal Sudirman.

Panglima Besar TNI diperankan cucu kandung Jenderal Sudirman yaitu Ganang Priambodo Soedirman yang akan memerankan tokoh kakeknya ketika Belanda melancarkan Agresi Militer II untuk menduduki Yogyakarta.

Untuk semakin menguatkan kesan drama kolosal, TNI AU mengerahkan pesawat serang anti gerilya, EMB-314 Super Tucano dalam drama ini.

Pesawat berbaling-baling tersebut digunakan menggambarkan kejadian penyerbuan pesawat tempur Belanda pada tahun 1948 ketika memborbardir pasukan TNI.

Sekilas tentang sosok Ganang, saat ini diketahui menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Yayasan Panglima Besar Soedirman dan berdomisili di Jakarta.

Memerankan tokoh pahlawan besar yang merupakan kakek kandungnya tentunya adalah pengalaman seru bagi pria berkulit sawo matang itu.

Di akun Twitter resminya, GanangSoedirman, dia banyak menuliskan status tentang politik dan kritikannya terhadap kondisi negara ini, termasuk kutipan-kutipan perkataan sang kakek yang penuh semangat perjuangan.

Ganang
Ganang (Twitter)

“Menurut Panglima Besar Soedirman, beliau bukan pahlawan krn pahlawan yg sebenarnya adlh kita2 ini, Rakyat Indonesia,” demikian bunyi salah satu cuitannya diposting pada 9 November 2015.

Di cuitan lainnya, dia juga menuliskan tentang kakeknya yang tak ingin dihormati namun justru ingin menghormati rakyat.

“Beliau tidak mau dihormati tapi justru ingin menghormati rakyatnya,” tulisnya pada 26 Agustus 2015.

Ganang
Ganang (Twitter)

Di cuitan lainnya dipostingnya pada 26 Agustus 2015, dia mengatakan sedang berdiri di depan patung kakeknya di Jalan Soedirman, Jakarta.

Patung itu berpose menghormat yang berarti sang jendral besar sedang menghormati rakyat Indonesia.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved