Beredar! Kicauan Netizen Beberkan 'Dosa-dosa' Dwi Hartanto: 'Dia Menikmati. . .'
Dwi Hartanto mengakui kebohongan mengenai prestasi nya.Ia membuat klarifikasi yang di tayangkan laman PPI Delft. Bagaimana prosesnya terungkapnya?
Penulis: Rika Apriyanti | Editor: Rika Apriyanti
BANJARMASINPOST.CO.ID - Dwi Hartanto mengakui kebohongan mengenai prestasi yang ia peroleh di di bidang teknologi.
Sempat disebut sebagai penerus Habibie, karya Dwi mengenai roket luar angkasa ternyata hanya isapan jempol belaka.
Dilansir dari Kompas.com (8/10/2017) Dwi sempat mengaku sebagai post-doctoral Asisten Profesor di Technische Universiteit (TU) Delft dalam bidang aerospace.
Dia juga menyampaiakan sebagai lulusan S1 Tokyo University.
Namun kenyataannya, Dwi merupakan lulusan S1 Institut Sains dan Teknologi AKPRIND Yogyakarta, Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri.
Baca: Saya Adalah Bayi yang Ditinggalkan di Halte Bus 23 September 1996 Lalu
Menanggapi pemberitan dirinya, Dwi Hartanto membuat klarifikasi yang di tayangkan laman PPI Delft, Sabtu (7/10/2017).
Dwi Hartanto pun menjadi pembicaraan di dunia maya.
Sebuah akun Twitter @vinedict menjelaskan proses terungkapnya kebohongan Dwi Hartanto.
Belum diketahui identitas pemilik akun ini, namun @vinedict menuliskan kronologi dan bukti investigasi terhadap Dwi.
Dimulai dari kerisauan teman-teman di grup alumni PPI Delft melihat ulah Dwi.
Akhirnya mereka melakukan pendekatan secara personal padanya.
Hal ini seperti yang ditulis pemilik akun @vinedict di akun sosial media Twitternya.
Namun, Dwi menghiraukan peringatan dari teman-temannya.
"hal ini berpotensi merugikan instansi-instansi negara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/dwi-hartanto-dan-bj-habibie_20171009_121005.jpg)