Cerpen BPost
Cerpen: Kue Pembuka Pintu Langit
Setelah lewat waktu itu, tak akan ada kelinci-kelinci bersayap, meski manusia menengadah sepanjang sore, saat pintu langit sudah terbuka.
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pintu langit terbuka hanya sekali dalam sehari. Saat itu terjadi, awan menjelma menjadi makhluk-makhluk yang pernah hidup di bumi bersama manusia.
Makhluk-makhluk itu akan bersenang-senang bersama siapa saja yang telah memberi salam kepada penjaga pintu langit.
Nanti akan Ayah katakan seperti apa salam itu, bersabar lah.
Di tangan kiri penjaga pintu langit selalu ada nampan berisi suara-suara paling merdu, suara berbentuk kue seperti kue-kue buatan Ibu. Kue itu akan diberikan kepada mereka yang telah memberi salam kepada penjaga pintu langit.
Hanya dengan memakan kue itu manusia dapat bermain bersama makhluk-makhluk langit yang sudah meninggalkan bumi.
Kelinci bersayap akan menghampiri orang yang menengadah ke langit sore, tepat saat penjaga pintu memegang gagang pintu langit.
Setelah lewat waktu itu, tak akan ada kelinci-kelinci bersayap, meski manusia menengadah sepanjang sore, saat pintu langit sudah terbuka. Waktu adalah kuncinya, Nak.
Manusia yang menengadah tepat pada saat tangan penjaga menyentuh gagang pintu langit adalah manusia yang sedang menyampaikan salam.
Dan, kelinci-kelinci langit menjadi penanda salam seseorang sudah dijawab.
Sekali lagi, waktu adalah kuncinya, Nak.
“Kau ingat kue buatan Ibu?”
“Nah seperti itulah kue-kue langit.”
“Bedanya, kue-kue langit bisa bernyanyi.”
Dari tubuh kue-kue langit keluar suara-suara merdu, begitu merdunya sampai-sampai setiap orang tidak akan sadar telah memakan kue itu hingga tandas.
Dan, ketika seseorang telah menghabiskan kuenya, seketika itu pula orang itu akan berada di taman yang dipenuhi makhluk-makhluk langit dan tanaman yang menyerupai kaktus.
Inilah penggalan cerpen karya Budi Afandi. Selengkapnya simak di koran Banjarmasin Post edisi, Minggu (15/10/2017).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/ilustrasi-by-riza_20171014_205642.jpg)