Putri Tidur

Echa ‘Si Putri Tidur’ Sudah Bangun, Ayahnya: Baru Benar Sadar Kalau Mencari Handphone

Echa ‘Si Putri Tidur’ Sudah Bangun, Ayahnya: Baru Benar Sadar Kalau Mencari Handphone.

Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Royan Naimi
Banjarmasinpost.co.id
Echa sudah sadar dan membuka mata, Minggu (22/7/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Echa ‘Si Putri Tidur’ Sudah Bangun, Ayahnya: Baru Benar Sadar Kalau Mencari Handphone.

Siti Raisa Miranda atau akrab disapa Echa, tertidur 13 hari, Minggu (22/10/2017) dia baru bisa benar-benar membuka mata.

Seperti diketahui, Echa tidur lebih sepekan, kondisi itu diunggah ayahnya di media sosial dan menjadi perhatian netizen.

Bangun dari tidurnya, pagi itu, Echa diberikan asupan karbohidrad berupa mie instan oleh ayahnya.

Baca: Mengherankan, Bocah Ini Sudah 10 Hari Belum Bangun-bangun, Makan dan Minum Pun Saat Tidur

Apapun makanan yang diberikan, Echa tak menolak.

Dalam tidurnya pula ia tetap menjalani pengobatan. Mulyadi tetap memberikan obat pada anaknya.

Namun beberapa hari terakhir, ayah Echa, Mulyadi, mengehentikan pengobatan tersebut karena sebelumnya tak ada respons dari Echa, apalagi terbangun.

Ia malah semakin khawatir syaraf Echa bermasalah apabila terus diberikan obat-obatan syaraf.

Baca: Sebelum Menderita Sindrom Putri Tidur, Echa Merupakan Anak yang Cerdas dan Berbakat di Bidang Musik

“Obat pun saya hentikan karena tidak ada reaksi dari Echa. Selain itu saya juga menyeleksi obat-obatan yang diberikan dokter. Kata dokter syaraf yang memeriksa Echa, ia diberikan obat yang mampu menghadirkan efek kegembiraan pada otak anak. Namun karena ke syaraf, sehingga saya khawatir,” jelasnya sambil memperhatikan wajah polos anaknya di atas kasur.

Satu hal yang menjadi tanda kesadaran Echa benar-benar pulih, Mulyadi mengatakan apabila Echa bangun dan mencari handphone artinya anak perempuan nomor tiganya itu telah sadar total.

Bahkan Echa juga terus bernyanyi apabila ia dalam kondisi sadar dan ceria.

Sebagai orangtua, ketika melihat kondisi anak perempuannya, Mulyadi mengakui kalau ia menjadi kurang fokus terhadap kerjaan kantor.

Baca: Sindrom Kleine-Levin Diderita Echa Bisa Terjadi Karena Mutasi Gen Saat Pembuahan di Rahim

Banyak tugas yang terbengkalai karena memikirkan kondisi sang anak.

“kayaknya ketika ingin bekerja saya kepikiran Echa, sehingga tak bisa lagi melanjutan pekerjaan,” jelasnya.

Sebelumnya, Echa sempat tertidur hingga 13 hari. ia adalah anak permpuan dari Mulyadi dan Lili yang mengalami kondisi dugaan Sndrome Putri Tidur.

Hal itu dikatakan Mulyadi ketika ia membaca di internet perihal sindrome tersebut. diakuinya gejala dan ciri-ciri yanga da pada anaknya memang hampir mirip sindrome itu. (*)

(Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved