Berita Kabupaten Banjar
NEWSVIDEO: Akhirnya Apris Kembali Dibawa Ke Rumah Sakit
Apris Saprudin (21) yang mengalami kelumpuhan semenjak dua bulan silam akhirnya dibawa ke RSUD Ratu Zalecha.
Penulis: Hari Widodo | Editor: Elpianur Achmad
BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Apris Saprudin (21) yang mengalami kelumpuhan semenjak dua bulan silam akhirnya dibawa ke RSUD Ratu Zalecha.
Didamping sang ayah, Hasanudin, Warga RT 2 Desa Tunggul Irang Ilir Kecamatan Martapura Kota itu terlihat ditandu dan dibawa dengan menggunakan ambulan PMI Banjar.
Apris tampak sedih dengan nasib buruk yang kini dialaminya. Kedua matanya pun, menitikkan air mata.
Begitu pula ayahnya Hasanudin dan juga kakeknya sahruji. Keduanya begitu sedih melihat Apris yang tidak berdaya sehingga harus ditandu ke atas mobil ambulance.
Baca: Apris, Anggota BPK Barakat yang Kini Menderita Lumpuh, Ternyata Pemain PS HW Martapura
Hasanudin mengaku, lega putranya bisa dirawat kembali di RSUD Ratu Zalecha. Dia berharap putranya bisa disembuhkan dari penyakitnya itu.
Dibenarkanya, sebelumnya putrannya itu sudah sempat dirawat selama lima hari di rumah sakit tersebut.
Akan tetapi oleh dokter, Apris disarankan untuk dirujuk ke rumah sakit di Banjarmasin. Namun, Dia bingung informasi petugas kartu BPJS putranya tidak bisa digunakan karena pengobatan putranya harus melalui jasa raharja karena penyebabnya kecelakaan.
"Sedangkan asuransi jasa raharja saya bingung juga ngurusnya karena kasus kecelakaanya sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Akhirnya, Apris saya bawa pulang apalagi Apris juga meminta agar dibawa pulang saja, "terangnya.
Baca: Live Streaming Erupsi Gunung Agung dari Dua Kamera Pantau, Kondisi Saat Ini Sudah Erupsi
Kakek Apris, Sahruji mengaku juga sedih menyaksikan keadaan Apris. Semenjak lumpuh, berbagai upaya untuk mengobati penyakit Apri sudah diupayakan.
Namun, penyakit Apris tidak kunjung berkurang. Apris tetap tidak berdaya kedua kaki dan tanganya tidak bisa digerakan.
"Macam-macam tamba (pengobatan) sudah dilakukan. Kalau pijat, hampir setiap hari dipijatkan. Tapi, tetap saja tidak sembuh," katanya.
Baca: Gunung Agung Bali Meletus, Lihat Bubungan Asap Dari Dekat, Loh Warga Asyik Menonton
Terlihat anggota komunitas Habar Banua Anam+Peduli turun dilapangan membantu memfasilitasi proses perawatan Apris di RSUD Ratu Zalecha.
Koordinator Lapangan Habar Banua Anam+Peduli, M Zaini bersyukur Apris akhirnya di rujuk ke RSUD Ratu Zalecha. Dia sempat harus ke Puskesmas Martapura Kota, Puskesmas Pesayangan dan Terakhir Puskesmas Martapura Timur karena Apris terdaftar BPJSnya di Puskesmas Martapura Timur.
Setelah di rumah sakit, akan dilihat bagaimana nanti prosesnya. Jika memang harus dirujuk ke RSUD Ulin pihaknya siap untuk membantu memfasilitasi pengobatan Apris ke RSUD Ulin.
"Kita upayakan semaksimal mungkin jika memang pengobatannya harus dilakukan di RSUD Ulin,"terangnya.(Banjarmasin Post/Hari Widodo)