Ekonomi dan Bisnis
Cake and Bakery Cap Bekantan Terus Jaga Kualitas Bahan dan Metode Produksi
Pemilik merek Cap Bekantan, Dhieta, semua karyawan juga diwajibkan menjaga ketat kebersihan dalam setiap proses pengolahan produknya.
Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Elpianur Achmad
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tunjukkan komitmennya terhadap konsumen, produk-produk cake dan bakery Cap Bekantan selalu gunakan metode pengolahan yang baik dan terjamin bersih.
Tak hanya kebersihan dan kehigienisan alat maupun metode pengolahan, namun tata letak tempat produksi juga diorganisir sedemikian rupa untuk mendukung terciptanya proses produksi yang baik.
Dijelaskan pemilik merek Cap Bekantan, Dhieta, semua karyawan juga diwajibkan menjaga ketat kebersihan dalam setiap proses pengolahan produknya.
"Wajib jaga kebersihan, sebelum mulai produksi dan apalagi yang bersentuhan langsung dengan bahan baku wajib mencuci bersih tangannya," kata Dhieta.
Baca: Pernah Jadi Model Video Klip Inka Christie, Warganet Bandingkan Kecantikan Sarita dan Jennifer Dunn
Menurutnya hal ini sudah menjadi standar produksi sejak awal pertama produksi cake dan bakery Cap Bekantan, karena sangat penting untuk bisa mengantongi izin P-IRT.
"Apalagi sebentar lagi kami akan kedatangan Tim LPPOM MUI Provinsi Kalsel, kami berkomitmen untuk hasilkan produk yang halal," tambahnya.
Semua range produk mulai dari Pie Susu, Kleembeen, Bingka hingga Kuping Gajah Mini rencananya akan di audit. Tak hanya bahan, tapi juga alat yang digunakan maupun metode pengolahan akan dinilai.
Merek kue Cap Bekantan memang lebih dulu dikenal dengan produk pie susunya. Namun, semakin fokus menekuni bisnis kue Dhieta terus kembangkan jenis kue dengan berbagai varian.
Baca: LIVE STREAMING : Semifinal Liga 2 antara Persebaya vs Martapura FC Dimulai
Selain Pie Susu, Klembeen Cap Bekantan juga menjadi andalan Dhieta rebut hati konsumen Banjarmasin. Kue bolu khas Banjar ini sengaja dikembangkan Dhieta untuk sasar konsumen pecinta budaya dan kuliner lokal.
Namun tidak hanya itu, melalui konsep kearifan lokal yang dituangkan dalam kreasi kuenya Dhieta memiliki misi menyebarluaskan dan memperkenalkan budaya kuliner dengan kue khas Banjar.
Saat ini ada tiga macam varian rasa Klembeen Cap Bekantan yang dipasarkan, yaitu rasa tapai, pisang talas dan waluh. Klembeen Cap Bekantan dipasarkan dengan harga Rp 25.000 untuk semua varian rasanya.
Tak hanya di produksi di Banjarmasin, Kleembeen Cap Bekantan juga di produksi Dhieta di Jakarta.
Hal ini sengaja dilakukannya untuk memenuhi permintaan masyarakat Banjar yang berdomisili di Jakarta untuk kue tradisional Banjar termasuk kue bolu klemben.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/kue-cap-bekantan_20171111_151005.jpg)