Berita Kabupaten Banjar
Berita BPJS Hapus Biaya Cuci Darah Bikin Risau Pasien Gagal Ginjal
Rencana BPJS menghapus pembiayaan delapan penyakit diantaranya pasien gagal ginjal sangat merisaukan pasien hemodialisa di RSUD Ratu Zalecha.
Penulis: Hari Widodo | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Rencana BPJS menghapus pembiayaan delapan penyakit diantaranya pasien gagal ginjal sangat merisaukan pasien hemodialisa di RSUD Ratu Zalecha.
Diantaranya, Mistin (70). Pasien gagal ginjal dari Kait-Kait Tanah Laut itu seminggu dua kali menjalani proses hemodialisa di RSUD Ratu Zalecha.
Aktivitas cuci darah ini, sudah selama sepuluh tahun dijalaninya.
Baca: Per Bulan Ini Kisaran Klaim BPJS Kesehatan RS H Damanhuri Barabai
Baca: Beredar Daftar Skuat Timnas di Aceh Solidarity Games Tsunami Cup 2017, PSSI Mengaku Belum Tahu
Selama sepuluh tahun itu, pembiayaan hemodialisa ditanggung sebelumnya melalui Jamkesmas dan kemudian BPJS.
Mendengar rencana BPJS itu, tentu Dia pun risau karena Dia tergolong tidak mampu. Sebelum sakit, Dia hanya petani.
Baca: Masyarakat Cemas, Dirut BPJS Kesehatan: Berita 8 Penyakit Tak Ditanggung BPJS adalah Hoaks
Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Inggris Tengah Pekan Ini, Tiga Tim Besar Berburu Point Penuh
"Dari mana biayanya saya kalau tidak ditangung BPJS," ungkap Mistin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/mistin-70_20171127_170147.jpg)