Begini Asal Usul Kenapa Anak Kecil Selalu Dibilang “Bau Kencur”
Waktu masih kecil kita pasti pernah deh mendengar istilah “masih bau kencur”.
BANJARMASINPOST.CO.ID - Waktu masih kecil kita pasti pernah deh mendengar istilah “masih bau kencur”.
Istilah ini biasanya muncul kalau anak-anak sedang nakal, tengil atau sok tahu.
Orangtuanya akan serta merta mengatakan kalau si anak masih bau kencur.
Artinya, anak sebenarnya masih kecil dan belum dewasa sehingga belum pantas melakukan sesuatu.
Baca: Puding Pepaya, Olahan Anti Mainstream Buah Pepaya yang Wajib Dicoba!
Namun, di jaman sekarang ini, istilah itu sudah jarang dipakai.
Tapi, pernahkah kita bertanya-tanya kenapa anak kecil selalu dibilang bau kencur? Coba deh bertanya pada orangtua, pasti sebagian besar dari mereka juga tidak tahu asalannya.
Biasanya orangtua hanya menyebutkan saja karena kebiasaan.
Nah, supaya tidak penasaran lagi, yuk kita simak baik-baik arti dari istilah “anak bau kencur” ini.
Jadi kisahnya dimulai sejak zaman dahulu.
Orangtua zaman dulu punya kebiasaan unik saat memiliki bayi di rumah.
Mereka menggantungkan aneka rempah atau bumbu dapur pada ranjang bayi, lemari, pintu dan daerah lain di sekitar bayi.
Baca: Weekend Malas Masak yang Ribet, Coba Hadirkan Telur Ceplok Masak Sambal Ini Untuk Santap Siang
Kebiasaan ini dipercaya akan melindungi bayi dari bahaya atau makhluk halus yang mengganggu.
Nah, salah satu bumbu dapur yang digantungkan adalah kencur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/kencur_20171203_161234.jpg)