Warganet Serbu Instagram Trump dan Netanyahu, Ada Gerakan Berjemaah Menuliskan Tanda Pagar ini

Pengakuan Amerika Serikat terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel menuai protes umat Islam sedunia.

Warganet Serbu Instagram Trump dan Netanyahu, Ada Gerakan Berjemaah Menuliskan Tanda Pagar ini
Twitter
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dan anjing adopsinya, Kaiya, seperti diunggah di akun Twitter resmi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pengakuan Amerika Serikat terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel menuai protes umat Islam sedunia.

Bahkan sekarang muncul gerakan di dunia maya mengetikkan tanda pagar #savepalestine, #savejerusalemcapitalofpalestine, #savealaqsa dan #savejerusalem di akun media sosial pemimpin kedua negara itu, yaitu Perdana Mentri Israel, Benyamin Netanyahu dan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Gerakan itu sebagai bentuk dukungan kepada rakyat Palestina.

Tampak di Instagram keduanya, diramaikan oleh tanda pagar tersebut selain makian kepada mereka dan Israel.

Baca: Ini Dalih Trump Akui Yerusalem Ibu Kota Israel, Selamat Tinggal Perdamaian Israel-Palestina

Apalagi mereka terang-terangan memposting dukungan dan saling berterima kasih atas keputusan menjadikan Yerusalem sebagai ibu kota Israel yang selama ini menjadi ibu kota Palestina.

Di Instagramnya, Benyamin Netanyahu memposting videonya sedang berbicara dalam Bahasa Yahudi dilengkapi keterangan bertulisan huruf Yahudi yang menerangkan tentang rasa bangganya kepada Donald Trump yang menurutnya beraliran kiri, benar, relijius dan sekuler serta akan selalu berupaya menjadikan Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Jika diterjemahkan ke Bahasa Indonesia, begini artinya:

Baca: Anies Baswedan Kenakan Selendang Bendera Palestina, Ikuti Menteri Luar Negeri Retno Marsudi?

“Ada momen besar dalam sejarah zionisme: Deklarasi Balfour, pembentukan negara, pembebasan Yerusalem, dan kemarin saya mengatakan kepadanya, “Sesama presiden, Anda akan membuat sejarah. Dan kemarin dia membuat sejarah. Ini adalah momen yang menggembirakan. Benar, kiri, religius,sekuler. Kami mengangkat Yerusalem di kepala kami!” tulisnya.

Halaman
12
Penulis: Yayu Fathilal
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved