Berita Hulu Sungai Tengah

Angkutan Semen Conch Terobos Jalan Kabupaten, Warga Lakukan Ini

Kemacetan terjadi di jalan Kabupaten, Hulu Sungai Tengah Kapar. Truk angkutan semen PT Conch mencoba menerobos jalan tersebut

Penulis: Hanani | Editor: Murhan
Banjarmasinpost.co.id/Hanani
Kemacetan terjadi di jalan Kabupaten, Hulu Sungai Tengah Kapar. Truk angkutan semen PT Conch mencoba menerobos jalan tersebut selepas waktu salat magrib tadi, sekitar pukul 19.00 wita. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Kemacetan terjadi di jalan Kabupaten, Hulu Sungai Tengah Kapar. Truk angkutan semen PT Conch mencoba menerobos jalan tersebut selepas waktu salat magrib tadi, sekitar pukul 19.00 wita.

Kondisi tersebut membuat jalan macet, hingga lalu lintas merayap.

Informasi yang dihimpun BPost Online, masuknya angkutan semen itu ke dalam kota, mendapat penolakan masyarakat.

Masyarakat turun ke jalan, dan melakukan protes kepada para sopir. Polisi bersenjata kemudian terlihat berjaga, mencegah timbulnya konflik antara warga dan para sopir.

Baca: Fakta-fakta Jennifer Dunn, Mulai dari Minta Rukyah Sampai Ingin Mati dalam Keadaan Cantik

"Angkutan itu pun disuruh polisi balik ke jalan lingkar, sehingga sampai sekarang jalan Kapar masih macet,"ungkap Annisa, warga Balangan yang mengaku tertahan hampir setengah jam akibat jejeran truk tersebut, baru bisa ke Barabai.

Baca: Febri Diansyah Sebut KPK OTT Bupati HST dan Penangkapan di Surabaya Masih Satu Perkara

Baca: Ini Kata Tetangga Soal Sosok Ketua Kadin yang Ikut Ditangkap Saat KPK OTT Bupati HST

Baca: OTT KPK di HST : Ruang Kerja Hingga Garasi Kediaman Bupati Hulu Sungai Tengah Disegel

Baca: KPK Bawa Ketua Kadin dan Bupati HST, Ketua Kadin Dijemput di Rumah, Personel Dobrak Ruang Kerja

Sejumlah aktivis yang selama ini gencar menolak perusahaan angkutan itu melitas di jalan kabupaten maupun jalan negara, menyatakan kegeraman mereka.

"Mereka lupa kebijakan menutup jalan itu aspirasi rakyat HST, bukan semata kebijakan bupati. Kebijakan itu dibuat dari rakyat untuk rakyat," kata Edwan Ansari, Ketua Gempur HST.

Mereka pun meminta jajaran pemerintahan seperti Dishub, Satpol PP termasuk aparat kepolisian, tetap mengamankan kebijakan menutup jalan kabupaten tersebut, agar truk angkutan semen jangan seenaknya menerabas aturan pemerintah kabupaten.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved