Berita Hulu Sungai Tengah
Pembangunan Pasar Modern Barabai Molor, Lihat Imbasnya Terhadap Pasar Hanyar
Penyelesaian pembangunan Pasar Modern di eks Terminal Keramat dan Pasar Agrobisnis tak memenuhi target.
Penulis: Hanani | Editor: Ernawati
BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Penyelesaian pembangunan Pasar Modern di eks Terminal Keramat dan Pasar Agrobisnis tak memenuhi target.
Sampai sekarang, pembangunan pasar tradisional berkonsep modern itu belum selesai.
Sesuai target, bangunan baru tersebut selesai 31 Desember 2018.
Dampaknya, para pedagangpun masih berjualan di sepanjang dua jalur jalan menuju pasar, dekat bundaran air mancur, sampai dekat pintu gerbang masuk maupun keluar.
Baca: Pangeran Jin Berwujud Buaya Ajak Kawin Putri Keempat Nenek Juwita, Perlihatkan Ranjang Emas
Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Inggris Malam Ini di RCTI dan MNC : Laga Sakit Hati Manchester City
Baca: Disebut Mirip Gembel, Agnez Mo Balas Netter yang Menghinanya dengan Sebut Harga Sepatunya Ini
Kondisi tersebut, membuat Pasar Hanyar kini masih kumuh dan semrawut.
Namun, pemerintah tak punya pilihan lokasi sementara, sehingga merelakan kondisi itu berlangsung, sampai para pedagang nanti menempati petak-petak yang disediakan di Pasar Modern yang baru dibangun.
“Memang ada keterlambatan penyelesaian dari target kalender. Sesuai aturan, diberi perpanjangan waktu 50 hari. Kemungkinan kahir Januari selesai,” kata Kepala Dinas Perdagangan, HST Yuserani, dikonfirmasi BPost, Sabtu (20/1/2018).
Dijelaskan, saat ini pembangunan masih tahap finishing, seperti pengecatan dan pekerjaan akhir lainnya.
Menurut Yuserani, proyek senilai sekitar Rp 38 miliar tersebut, bangunanya rencananya segera difungsikan, untuk menampung pedagang yang sudah terdata, dan selama ini berjualan di tepi jalan.
Mengenai peresmiannya, jelas Yuserani setekah semua proses, mulai serah terima dari kontraktor ke Pemkab, hingga regulasi (perdanya) selesai.
“Insya Allah tahun 2018 ini juga sudah bisa digunakan pedagang,” katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Pasar Modern dibangun BUpati HST H Abdul Latif, dengan tujuan untuk menciptakan pasar yangnyaman bersih dan tertata rapi, baik untuk kenyamaman pedagang maupun pembeli.
Menurut Yuserani, pasar tradisional terdiri warung-warung makan/minum. Pasara ikan, pasar sayur serta buah-buahan, yang dikelompokkan sesuai jenisnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/pkl-pasar-hanyar-barabai-hst_20180120_185937.jpg)