Pengamat Properti Sebut Program DP 0 Rupiah Tak Akan Berumur Panjang, Simak Analisanya
Program perumahan yang digaungkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bebas uang muka (down payment) atau DP 0 Rupiah menuai
Ali mengingatkan agar Pemprov DKI membuat skema sasaran siapa saja yang berhak membeli rumah DP 0 Rupiah.
Jangan sampai, kata dia, rumah yang seharusnya diperuntukkan MBR malah dimanfaatkan pihak-pihak lain.
"Siapa yang bisa memastikan kalau rumah itu memang MBR yang beli? Sekarang dari kantor gampang bikin slip gaji," sebut Ali.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sendiri telah melaksanakan groundbreaking (peletakan batu pertama) pembangunan hunian dengan uang muka atau down payment (DP) 0 Rupiah.
Kawasan Klapa Village di Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakart Timur, dipilih sebagai lokasi pertama dalam realisasi program yang menjadi bagian dari kampanye saat Pilkada DKI lalu itu.
Rumah yang disebut Anies akan dibangun merupakan bangunan vertikal sebanyak dua menara.
Untuk tahap pertama, ada 703 unit yang terdiri atas 513 unit tipe 36 dan 190 unit tipe 21.
Harga yang ditawarkan Rp 320 juta untuk tipe 36 dan Rp 185 juta untuk tipe 21. (KOMPAS.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/anies-baswedan_20180118_135155.jpg)