Terungkap Penyebab Keracunan Mahasiswi UIN, Racun Itu Muncul dari Sini
Penyebab keracunan yang menimpa 21 mahasiswi UIN (Universitas Islam Negeri) Antasari Selasa (23/1) menemui titik terang.
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Penyebab keracunan yang menimpa 21 mahasiswi UIN (Universitas Islam Negeri) Antasari Selasa (23/1) menemui titik terang.
Tepat 15 hari dan sesuai dengan waktu yang ditargetkan, Dinkes Kota Banjarmasin menyerahkan hasil pemeriksaan ke Polresta Banjarmasin.
Kapolresta Banjarmasin, Kombes Anjar Wicaksana melalui Kasatreskrim, AKP Ade Papa Rihi mengatakan, kejadian tersebut bukan dikarenakan racun.
Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium, penyebab keracunan itu adanya bakteri yang terdapat di makanan.
Baca: Mengerikan! Pejabat Kejari Tanahbumbu Juga Tewas di Jalur Kersik Putih Ini
"Nah, dari bakteri inilah yang ternyata saat dikonsumsi mahasiswi-mahasiswi tersebut, mereka pun kemudian mengalami sakit," terang Ade.
Hal itu menurutnya juga didukung atas fakta di lapangan, yang mana kasus keracunan hanya menimpa kepada sebagian mahasiswi saja, khususnya di asrama dua.
Sedangkan sisanya, meski asrama pertama dan ketiga menerima makanan yang sama.
Namun hal itu tak berdampak sama terhadap sejumlah mahasiswi yang memondok.
"Bakteri muncul ada beberapa sebab di antaranya faktor lingkungan penyimpanan makanan dan kedua peralatan makanan yang digunakan. Dugaan keracunan menimpa 21 mahasiswi, efeknya pun berbeda-beda. Ada sembuh setelah memakan obat, dan ada juga harus berhari-hari menjalani perawatan di rumah sakit, " jelasnya.
Baca: Menikah dengan Vicky Prasetyo, Angel Lelga Mengeluh Tidak Bisa Tidur: Dia Banyak Maunya
Mengingat kasus tersebut ternyata terlepas dari unsur pidana, pihaknya menghentikan penyelidikan.
"Betul, untuk sementara penyelidikan kami hentikan, karena tidak ada indikasi tindak pidana. Namun bila nanti ada fakta atau temuan baru lainnya, tentu ceritanya pun berbeda lagi," terangnya.
Sebelumnya, sekitar 21 mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit, Selasa (23/1) pagi.
Mereka diduga karena mengalami keracunan makanan, yang mengakibatkan berbagai keluhan, baik dari mual, muntah dan bahkan pingsan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/sebanyak-21-mahasiswi-universitas-islam-negeri-uin-antasari-banjarmasin-keracunan_20180123_192056.jpg)