Berita Hulu Sungai Selatan

Ruangan Kelas Ikut Terbakar, Siswa TK Pertiwi Kandangan Diliburkan

Para siswa sekolah TK Pertiwi 1 Kandangan diliburkan pasca terjadi kebakaran yang menghanguskan beberapa ruangan sekolah ini

Tayang:
Penulis: Aprianto | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/aprianto
Suasana pasca kebakaran di TK Pertiwi 1 Kandangan. Kepsek TK Pertiwi Hj Fatimah (baju putih) saat menjemur berkas penting. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Para siswa sekolah TK Pertiwi 1 Kandangan diliburkan pasca terjadi kebakaran yang menghanguskan beberapa ruangan sekolah ini, Rabu, (21/2).

Musibah kebakaran yang terjadi sekitar pukul 02.30 WITA ini mengakibatkan tiga ruang kelas dan satu ruang kepala sekolah ikut terbakar.

Bangunan yang terbakar yakni bagian atap ruangan kelas.

Beruntung perlengkapan seperti kursi dan meja belajar tidak sampai terbakar.

Adanya kondisi kebakaran itu, pihak sekolah meliburkan para siswanya dari kegiatan belajar dan mengajar.

Baca: Efek Mirip Opium dan Kokain, Daun Sapat Amuntai Ternyata Bisa Disalahgunakan sebagai Narkoba

Namun untuk para gurunya tetap berhadir untuk membersihkan ruangan kelas pascakebakaran.

Para guru bahu membahu membersihkan arang yang berserakan di ruang kelas.

Mengeluarkan kursi dan meja belajar untuk dibersihkan.

Termasuk berkas-berkas penting yang basah terkena siraman air tim relawan kebakaran saat memadamkan api.

Kepala sekolah TK Pertiwi 1 Kandangan Hj Fatimah mengatakan ruangan yang terbakar ada tiga ruang kelas B1, B3 dan A3 serta satu ruang kepsek.

Baca: Rina Aulia Juara Liga Dangdut Indonesia Provinsi Kalsel, Kalahkan Rekan se-Daerah

"Untuk sementara proses belajar diliburkan dua hari. Bagian yang terbakar yakni atap sekolah," katanya di sela-sela membersihkan sekolahnya.

Selanjutnya, untuk proses belajar mengajar ke depan, pihaknya akan mencari ruangan alternatif agar proses belajar mengajar bisa kembali dilaksanakan.

Kadis Pendidikan HSS Nordiansyah mengatakan pihaknya sudah meminta kepada bidang PAUD untuk segera berkoordinasi dengan pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten HSS untuk kelanjutan proses belajar mengajar.

"Informasi awal sekolah diliburkan dua hari. Kita berharap proses belajar mengajar setelah diliburkan bisa kembali dilaksanakan kembali," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved