Breaking News:

Restorasi Lahan Gambut

Restorasi Gambut Dilakukan Hingga 2020, BRG Targetkan Pasang Sumur Bor di Lima Daerah

Namun banyak kalangan menyebut bahwa sumur bor dan bendungan yang dibuat tidak punya banyak manfaat.

Restorasi Gambut Dilakukan Hingga 2020, BRG Targetkan Pasang Sumur Bor di Lima Daerah
BPost Cetak
bpost cetak

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Namun banyak kalangan menyebut bahwa sumur bor dan bendungan yang dibuat tidak punya banyak manfaat.

Dari data yang sebelumnya, sejauh ini, BRG baru memasang 50 sumur bor di kawasan Kota Banjarbaru.

“Padahal rencana awal ada empat kabupaten, yang meliputi Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Utara, Tapin atau Balangan dan Barito Kuala. Namun karena Banjarbaru ada bandara, akhirnya direncanakan ditambah pemasangan sumur bor,” kata Samosir.

Baca: Sonia Fergina Citra Jadi Puteri Indonesia 2018, Pertanyaan Miss Universe Kok Jadi Perdebatan

Dia menyebut, sesuai hasil rapat bersama dengan tim ahli dan BMKG pusat beberapa bulan lalu di Banjarmasin, prediksi musim kemarau tak terjadi.

Ketika itu, kata Saut, musim kemarau akan tiba awal bulan Juni lalu hingga bulan September mendatang. Namun, hingga akhir kini hujan masih turun di Kalsel.

“Bahkan ada beberapa daerah terkena musibah banjir. Mudah mudahan kemarau tahun ini tak seperti tahun lalu,” harapnya.

Baca: Chika Jessica Keluar Dari Hitam Putih Usai Deddy Corbuzier Ngamuk? Inikah Acara Alay versi Deddy

Meski begitu, Saut berujar, tim BRG Kalsel terus melakukan persiapan terhadap area-area yang akan dipasang sumur bor.

“Dalam waktu dekat dipasang lima daerah tersebut, setelah selesai baru daerah lain hingga akhir tahun yang totalnya 150-200 sumur bor terpasang,” jelasnya.

Baca: Dua Pelawak yang Dipenjara di Hongkong Ternyata Seharian Pijat 5 Napi Warga Nigeria, Ini Kisahnya

Restorasi lahan gambut sesuai target akan terus dilakukan secara bertahap hingga tahun 2020 mendatang.

“Selain pemasangan sumur bor, dilakukan pula pekerjaan pembuatan kanal di beberapa titik daerah rawan terjadinya kebakaran lahan dan hutan,” pungkasnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved