Berita Banjarmasin
NEWSVIDEO - Tolak Revisi UU MD3, Mahasiswa Sempat Duduki DPRD Kalsel
Ratusan mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Kalsel berunjuk rasa ke kantor DPRD Provinsi Kalsel
Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani | Editor: Murhan
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ratusan mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Kalsel berunjuk rasa ke kantor DPRD Provinsi Kalsel, Senin (12/3/2018) pagi.
Membawa bendera masing-masing organisasinya, mereka juga menggelar spanduk yang berisikan beberapa tuntutan pagi itu.
Sebelumnya, aksinya sendiri sempat digelar sejumlah mahasiswa di perempatan kantor Pos Jalan Lambung Mangkurat Kecamatan Banjarmasin Tengah.
Usai sejumlah anggotanya sudah terkumpul, mereka kemudian bergerak dengan berjalan kaki menuju kantor DPRD Provinsi Kalsel.
Baca: Live Streaming Top 6 Indonesian Idol 2018 di RCTI Malam Ini Pukul 21.00 WIB, Plus Jonatan Cerrada
Di kantor DPRD Provinsi Kalsel, rupanya kehadiran mahasiswa juga sudah dihadang sejumlah anggota polisi.
Namun meski demikian, hal tersebut tidak menyurutkan para mahasiswa gabungan berorasi.
Mereka tetap mengawali aksinya dengan membacakan pernyataan sikap aliansi Mahasiswa Kalsel dan empat poin tuntutan terkait revisi UU Nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPRD yang tengah digodok di DPR RI.
Ketua DPRD, Burhanudin yang semula sudah berjanji hendak menemui mahasiswa guna bermediasi terhadap tuntutan tersebut, Senin (12/3/2018) pukul 09.00 Wita malah tidak terlihat.
Sehingga hal itu pun memicu emosi para mahasiswa yang kemudian menerobos pagar polisi. Mereka juga memasuki dan menduduki beberapa kursi ruangan rapat kantor DPRD Provinsi Kalsel.
Tak puas akan hal itu, saat para mahasiswa hendak menaiki lantai dua kantor DPRD Provinsi Kalsel, beruntung seseorang yang semula mereka tunggu pun akhirnya muncul.
Para mahasiswa kemudian langsung mengadakan pertemuan dengan Ketua DPRD Kalsel, H Burhanudin beserta anggotanya meskipun hanya berduduk berlesehan di depan kantor DPRD Provinsi Kalsel, Selasa siang.
Hingga melalui proses mediasi yang cukup alot dan panjang, pertemuan pun akhirnya menghasilkan beberapa kesepakatan yang diungkapkan langsung oleh Ketua DPRD Kalsel, H Burhanudin.
Di hadapan awak media dan mahasiswa, Burhanudin berjanji akan segera berangkat ke Jakarta pada Senin (12/3/2018).
Ia juga berjanji setiba di sana atau. Selasa (13/3/2018), akan mengadakan pertemuan guna menyampaikan tuntutan mahasiswa tersebut ke DPR RI tersebut.
Selanjutnya, Burhanudin mengajak ke provinsi-provinsi lain melalui tulisan surat pernyataan atas untuk terkait aspirasi aksi mahasiswa.
" Namun jika ketiga hal ini tidak dilaksanakan, maka saya sebagai ketua DPRD siap mundur," pungkasnya.
Lantas, usai mendengar hal itu para mahasiswa pun kemudian membubarkan diri dari halaman DPRD Provinsi Kalsel.(Banjarmasinpost.co.id/Ahmad Rizki Abdul Gani)