Berita Regional

24 Maret Diperingati Bandung Lautan Api, Cuma 7 Jam 200 Ribu Penduduk Serentak Bakar Rumah

Peristiwa Bandung Lautan Api adalah peristiwa kebakaran besar yang terjadi di kota Bandung, provinsi Jawa Barat

Tayang:
Penulis: Restudia | Editor: Didik Triomarsidi
dokumen
Peristiwa Bandung Lautan Api adalah peristiwa kebakaran besar yang terjadi di kota Bandung 23 Maret 1946. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pada 24 Maret diperingati peristiwa Bandung Lautan Api.

Peristiwa Bandung Lautan Api adalah peristiwa kebakaran besar yang terjadi di kota Bandung, provinsi Jawa Barat, pada 23 Maret 1946.

Dalam waktu tujuh jam Bandung menjadi lautan api, sekitar 200.000 penduduk Bandung membakar rumah mereka, meninggalkan kota menuju pegunungan di daerah selatan Bandung.

Baca: Masya Allah Ini Kelebihan Guru Sekumpul, Bisa Melihat Alam Gaib, Hingga Bertemu Cucu Rasulullah SAW

Hal ini dilakukan untuk mencegah tentara Sekutu dan tentara NICA Belanda untuk dapat menggunakan kota Bandung sebagai markas strategis militer.

Dilansir wikipedia, Bandung Lautan Api dilatarbelakangi pasukan Inggris bagian dari Brigade MacDonald tiba di Bandung pada 12 Oktober 1945.

Baca: Jemaah Haul Guru Sekumpul Bingung Cari Penginapan! di Tempat Ini Ada 120 Bilik Kosong

Hubungan pasukan Inggris dengan pemerintah RI kala itu sudah tegang.

Pasukan Inggris menuntut agar semua senjata api yang ada di tangan penduduk, kecuali TKR dan polisi, diserahkan kepada mereka.

Orang-orang Belanda yang baru dibebaskan dari kamp tawanan juga mulai melakukan tindakan-tindakan yang mulai mengganggu keamanan.

Akibatnya, bentrokan bersenjata antara Inggris dan TKR tidak dapat dihindari.

Malam tanggal 21 November 1945, TKR dan badan-badan perjuangan melancarkan serangan terhadap kedudukan-kedudukan Inggris di bagian utara, termasuk Hotel Homann dan Hotel Preanger yang mereka gunakan sebagai markas.

Baca: Tempuh 20 Jam Lalui Jalan Hutan Berlumpur, Begini Perjuangan Jemaah Menuju Haul Guru Sekumpul

Tiga hari kemudian, MacDonald menyampaikan ultimatum kepada Gubernur Jawa Barat agar Bandung Utara dikosongkan oleh penduduk Indonesia, termasuk pasukan bersenjata.

Ultimatum Tentara Sekutu agar Tentara Republik Indonesia (TRI, sebutan bagi TNI pada saat itu) meninggalkan kota Bandung mendorong TRI untuk melakukan operasi "bumihangus".

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved