Life Style
Wow! Ada Sulam Puting Payudara di Kalsel, Pelanggannya dari Mahasiswa hingga Ibu-ibu
Ya, sulam areola atau sulam puting payudara adalah tren kecantikan terbaru di Provinsi Kalsel.
Penulis: Milna Sari | Editor: Didik Triomarsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sudah coba sulam bibir atau sulam alis? Itu sih biasa. Bagaimana dengan sulam areola.
Ya, sulam areola atau sulam puting payudara adalah tren kecantikan terbaru di Provinsi Kalsel.
Baca: Live Indosiar! LIVE STREAMING Sriwijaya FC vs Persib di Indosiar dan Vidio.com Malam Ini
Sama halnya dengan sulam bibir, sulam areola juga menjadikan areola menjadi lebih cerah, merah dan memerbaiki areola akibat menyusui maupun akibat kecelakaan.
Baca: Wow! Kakek Berusia 68 Tahun Ini Punya Wajah dan Bodi Bak Remaja 20 Tahunan, Ini Rahasianya
Saat ini memang sedang tren sulam areola. Khususnya di V2D Salon Jalan Adipatra Banjarmasin.
Ungkap pemilik salon, Grace kepada BANJARMASINPOST.CO.ID, sulam areola memang sedang ramai di tempat dia.
Warga yang mencoba sulam areola pun beragam, mulai dari remaja, mahasiswa, hingga ibu-ibu.
Kebanyakan dari mereka tak merasa percaya diri karena warna areola yang menghitam atau tidak berwarna.
Dengan disulam warna areola bisa disesuaikan keinginan.
"Bisa muda, Pink, atau merah sekali, tergantung keinginan, cuma disesuaikan pemberian tinta saja lagi," ujar Grace saat dihubungi, Minggu (01/04/2018)
Peminat sulam areola Grace pun datang dari berbagai daerah, mulai dari Banjarmasin, Rantau, hingga Batu Kajang Kaltim. Tak jarang juga ada yang datang untuk kursus dengannya.
" Ada yang dia LC, mau kursus dan coba buka usaha dengan sulam belajar dengan saya," ujarnya.
Sulam areola jelas Grace dikerjakan secara bertahap. Pertama pembersihan pigmen hitam di areola kemudian diberi tinta herbal. Setelah itu dua bulan kemudian kembali untuk mendapatkan retouch.
Meski anggota tubuh yang disulam tergolong vital, namun tambah Grace tak perlu khawatir karena takkan terasa sakit. Selain itu bahan tinta yang digunakan juga berbahan herbal sehingga takkan beriso menimbulkan penyakit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/payudara-wanita-cermin_20161130_115035.jpg)