Berita Jakarta
Kabar Terbaru Terkait Program Rumah DP 0 Rupiah Anies-Sandi
"Pembangunan rumah ini nanti Rp 13 triliun subsidinya, berapa yang disetujui perbankan? Kan, selisihnya harus dibayarkan
BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Rumah DP 0 rupiah yang menjadi salah satu program andalan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno mendapat perhatian serius kalangan dewan.
DPRD DKI Jakarta mempertanyakan program rumah DP 0 dalam rapat pembahasan revisi rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD), Senin (9/4/2018).
DPRD menilai target penyediaan rumah untuk 250.000 warga Jakarta tidak realistis.
"Pembangunan rumah ini nanti Rp 13 triliun subsidinya, berapa yang disetujui perbankan? Kan, selisihnya harus dibayarkan pemda, uang kita cukup enggak? Karena mohon maaf, ini janji (rumah DP 0) yang selalu disampaikan ke mana-mana, jangan sampai tidak terealisasi," kata anggota Fraksi PKS DPRD DKI, Yusriah Dzinnun, di gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Senin sore.
Baca: Ibu David NOAH Ungkapkan Anaknya Disiksa Gracia Indri Usai Operasi, Ditendang, Dicekik, Ditampar
Baca: Live O Channel! Link Live Streaming Borneo FC vs Arema FC via Vidio.com Malam Ini
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta Tuty Kusumawati mengatakan, pihaknya akan menyediakan Rp 1,25 triliun per tahun untuk pengadaan lahan tahun 2018-2022.
Kemudian, pihaknya juga menyediakan anggaran untuk menalangi uang muka Rp 2,6 triliun per tahun.
"Dari mana kami bisa dapat (anggaran) segitu, asumsi harga unit hunian, untuk Jakarta lupakan rumah landed. Kami dengan konsep rusun karena (rumah) landed harga Rp 140 juta tidak mungkin di Jakarta," ujar Tuty.
Sejumlah warga mencari informasi unit rumah susun dengan DP 0 Rupiah di Kantor Informasi Klapa Village, Jakarta, Minggu (21/1/2018).
Baca: Disomasi Ratna Sarumpaet Agar Minta Maaf, Begini Jawaban Kadishub DKI
Baca: Pagi Diperiksa, Malam Ini Zumi Zola Langsung Ditahan KPK, Ini Kronologi Kasusnya
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Permukiman DKI Jakarta Agustino Darmawan mengatakan, dengan dana Rp 3,8 triliun per tahun, Pemprov DKI bisa membangun dan menalangi uang muka untuk 25 tower.
Namun, DPRD tidak yakin angka itu akan tercapai.
Mereka terus mencecar Agustino yang terlihat kebingungan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/anies-baswedan-dan-sandiaga-uno_20171016_103719.jpg)