Kisah di Balik Bukit Timah

Mengejutkan, Benteng Perjuangan Bukit Timah Ternyata Miliki Potensi Tambang Batu Pondasi

Bukit Timah memiliki potensi sumber daya alam. Itu karena memilki kandungan batu pondasi yang tidak sedikit.

Mengejutkan, Benteng Perjuangan Bukit Timah Ternyata Miliki Potensi Tambang Batu Pondasi
banjamasinpost.co.id/mukhtar wahid
Bukit Timah di Kecamatan Panyipatan Tanahlaut 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Bukit Timah memiliki potensi sumber daya alam. Itu karena memilki kandungan batu pondasi yang tidak sedikit.

Batu di Bukit Timah itu kabarnya pernah diambil umtuk dijadikan material pembangunan jalan umum di wilayah Desa Batakan dan sekitarnya.

Tak mengherankan, jika di balik bukit Timah itu terdapat bekas galian tambang. Informasinya pernah batu di bukit Timah itu diambil untuk membangun jalan penghubung antarkecamatan.

Jalan itu akses dari Desa Tanjungdewa, Kecamatan Panyipatan menuju jalan Desa Kuala Tambangan, Kecamatan Takisung.

Kini keberadaan akses jalan milik Kabupaten itu sangat marah, berlubang dan titik kerusakannya hingga ke obyek wisata pantai Batu Lima.

Baca: Kronologi Kericuhan Penonton Arema FC vs Persib versi Manajemen Arema

"Pernah ada perusahaan batu di dekat bukit Timah. Kini tak aktif lagi," kata Darham, warga Desa Tanjungdewa kepada Banjarmasinpost.co.id, Minggu (15/4/2018).

Kepala Desa Tanjungdewa, Iberamsyah mengatakan bukit Timah menjadi aset desa. Bukan milik kelompok ataupun perseorangan.

Menurut Iberamsyah, keberadaan Bukit Timah setelah dijadikan obyek wisata memberi masukan bagi pendapatan asli desa (PAD).

Aktivitas remaja dan pemuda tal lagi mwnganggur karena sudah tergabung dalam kelompok sadar wisata.

"Mereka mengetahui manfaat menjaga kenyamanan dan keamanan pengunjung yang datang membawa berkah rezeki," katanya.

Baca: Bukit Timah, Benteng Pertahanan Pejuang Kemerdekaan Kedua di Tanahlaut Setelah Gunung Bajuin

Iberamsyah mengaku tidak lagi pusing dan dapat tidur nyenyak karena pelaku tindak pidana di desanya sudah tidak terjadi lagi.

"Sebelum bukit Timah ini dikelola, Ada saja warga yang mengadu kehilangan ternak ayam, ternak sapi, mabuk-mabukan.

Kini, alhamdulillah, mereka tidak lagi memikirkan harta orang lain karena punya kegiatan di kelompok sadar wisata," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved