Berita Banjarmasin
Zainal Terpaksa Pindah-pindah Parkir Bajaj, Kadang Harus Kabur Bila Ada Razia
Sopir bajaj baru di Banjarmasin minta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin menepati janji.
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sopir bajaj baru di Banjarmasin minta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin menepati janji.
Adapun janji yang masih diharapkan Zainal dan teman-temannya sesama sopir adalah keberadaan parkiran untuk bajajnya.
"Kami sudah mengikuti kemauan Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin untuk peremajaan bajaj. Sebelumnya mereka telah menjanjikan tempat parkir," ucap Zainal saat ditemui Bpost di tempat mangkalnya, Pasar Sentra Antasari, Banjarmasin, Minggu (6/5).
Baca: Annisa Trihapsari Datangi Pernikahan Putri Kandungnya Sewaktu dengan Ari Sigit, Cicit Soeharto
Baca: Jawaban Nagita Slavina Tentang Perceraian dengan Raffi Ahmad Sambil Menghela Nafas Harus Dijalanin
Baca: Mbak Tutut Nikahkan Putrinya, Keluarga Besar Presiden RI ke-2 Kumpul, Begini Kemeriahannya
Ia mengatakan pihaknya dulu mau mengikuti kemauan tersebut karena adanya janji Dishub untuk pangkalan dan tempat parkir.
Namun beberapa bulan berlalu, tidak ada satu titik pun yang disediakan untuk bajaj.
Sehingga dikatakan oleh Zainal, ia dan sopir bajaj lainnya mangkal pada titik yang tidak ditentukan.
Bahkan dirinya sendiri hingga menyewa lahan parkir untuk dua unit bajaj di parkiran pasar Centra Antasari.
Padahal, dikatakan oleh Zainal, apabila ada lahan parkir khusus, mereka pun lebih hemat biaya meski tetap harus bayar dengan Dishub.
Baca: Ingat Manohara? Pernah Heboh Karena Menikah dengan Pangeran Malaysia, Begini Kondisinya Sekarang!
Tidak begitu mahal harga yang dibayar Zainal untuk tempat parkirnya, Rp 30.000 hingga Rp 40.000 seminggu.
Harga itu merupakan kesepakatan dengan temannya sebagai pengelola parkir di Pasar Sentra Antasari.
Namun bukan itu permasalahan yang dianggap besar oleh perwakilan dari sopir bajaj ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/bpost_20180507_103153.jpg)