Banjarmasin Smart City

NEWS ANALYSIS: Smart City juga melibatkan smart society

SMART City banyak dipandang secara sempit, yaitu tersedianya CCTV dan layar besar-layar besar yang menampilkan kesibukan jalan raya

Editor: Eka Dinayanti
BPost Cetak

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - SMART City banyak dipandang secara sempit, yaitu tersedianya CCTV dan layar besar-layar besar yang menampilkan kesibukan jalan raya pada sebuah lokasi yang disebut command center.

Tidak heran jika banyak pemda ingin mendapat predikat Cmart City berlomba-lomba memiliki fasilitas tersebut meskipun dengan dana besar, tanpa memperhatikan apakah infrastruktur TIK dan aplikasi kepemerintahan yang mendasar seperti fungsi pelayanan kepada masyarakat, fungsi administrasi dan manajemen kepemerintahan, serta fungsi lainnya yang berhubungan dengan kelembagaan pemda telah ada atau belum.

Bicara tentang aplikasi kepemerintahan atau e-government, setidaknya ada sepuluh blok fungsi kepemerintahan yang harus dimiliki pemda yaitu pelayanan, administrasi dan manajemen, legislasi, pembangunan daerah, keuangan, kepegawaian, kepemerintahan, kewilayahan, kemasyarakatan, sarana dan prasarana.

Baca: Menyesal Pun Tak Ada Atinya! Postingan Mengerikan Tentang Isalm Terlanjur Bikin Orang Marah

Smart city atau adalah sebuah kota yang menggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk meningkatkan efisiensi operasional, berbagi informasi dengan warga dan meningkatkan kualitas layanan pemerintah dan kesejahteraan warganya.

Smart City seharusnya dapat meningkatkan efisiensi operasional artinya semua fungsi kepemerintahan dapat lebih cepat, lebih murah, lebih banyak dan lebih berkwalitas.

Semua hanya bisa dilakukan dengan memanfaatkan TIK. Misalnya, operasional pada bidang pembangunan.

Baca: Unduh Aplikasi Ini di Playstore, Warga Banjarmasin Tak Perlu Bolak Balik ke Kelurahan

Semua urusan harus ditangani secara elektronik mulai dari perencanaan pembangunan, pengadaan barang dan jasa, pengelolaan dan monitoring proyek, hingga evaluasi hasil pembangunan.

Semua harus terintegrasi dalam suatu sistem jaringan komputer dan data yang terpusat.

Masyarakat pun harusnya dapat mengakses informasi serta ikut mengawasi jalannya pembangunan.

Karena Smart City juga melibatkan smart society.

Baca: Muhammad Choir, Mas Ganteng Terduga Teroris yang Ditangkap Itu Bikin Banyak Wanita Terkejut

Smart City juga harus dapat berbagi informasi.

Warga dapat mengetahui berapa besar pendapatan asli daerah saat ini, berapa harga bahan pokok dan ketersedian pangan daerahnya, dan lain sebagainya.

Akhirnya Smart City seharusnya dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan kesejahteraan warga.

Bagaimana pelayanan kependudukan, pendaftaran dan perizinan, pajak dan retribusi dapat lebih cepat dan bebas dari pungutan liar.

Bagaimana pelayanan kemasyarakatan seperti kesehatan, pendidikan, ketenagakerjaan, dan urusan sosial lainnya dapat lebih efektif dan efisien.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved