Kisah Datu Nuraya

Datu Nuraya Tinggalkan 'Warisan' Kitab Barencong

Kepala Desa Tatakan Kecamatan Tapin Selatan, Muhammad Ilham, mengatakan banyak sekali makam datu-datu, di antaranya Datu Suban,

Tayang:
Penulis: | Editor: Ernawati
BANJARMASINPOST.co.id/ibrahim ashabirin
Makam Datu Nuraya 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Kepala Desa Tatakan Kecamatan Tapin Selatan, Muhammad Ilham, mengatakan banyak sekali makam datu-datu, di antaranya Datu Suban, Datu sanggul, dan banyak lagi datu lainnya.

Dari semua datu yang ada di Tapin, Datu Nuraya adalah guru dari para datu-datu di Rantau, Tapin.

Baca: Kisah Datu Nuraya, Miliki Makam Sepanjang 60 Meter!

Baca: Saat Menemukan Dua Musafir Sedang Berpuasa dengan Kondisi Berbeda, Ini yang Dilakukan Nabi

Makam Datu Nuraya atau Datu Panjang, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan.
Makam Datu Nuraya atau Datu Panjang, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan. (BANJARMASINPOST.co.id/ibrahim ashabirin)

Dalam buku manakib Datu Nuraya disebutkan tentang kitab barencong.

Kitab Barencong ternyata berasal dari Datu Nuraya, kemudian menyerahkan kepada Datu Suban, kemudian Datu Suban menyerahkannya lagi kepada Daru Sanggul.

Namun ada pendapat bahwa Kitab Barencong itu karya Datu Sanggul sendiri. (BANJARMASINPOST.co.id/ibrahim ashabirin)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved