Berita Banjarmasin

Sang Ibu Mengantar Tiar Latihan dengan Sepeda

Kasmiah menatap sekumpulan orang yang sedang berlatih renang di Gelanggang Olahraga Hasanudin, Selasa (12/6/2018).

Penulis: Noor Masrida | Editor: Murhan
Banjarmasinpost.co.id/Noor Masrida
Stensen Pradarma Tiar 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kasmiah menatap sekumpulan orang yang sedang berlatih renang di Gelanggang Olahraga Hasanudin, Selasa (12/6/2018).

Dia duduk sendirian di tribun yang kosong. Sesekali wanita 43 tahun itu membetulkan kerudungnya yang diterpa angin.

Kasmiah adalah ibu dari Stensen Pradarma Tiar. Anak laki-laki berumur 15 tahun itu merupakan atlet cabang olahraga renang difabel yang pernah meraih tiga medali emas pada Pekan Paralimpik pelajar daerah (Peparpeda) Kalsel 2018.

Pada ajang yang dihelat di Banjarbaru April lalu, Tiar berhasil meraih 3 medali emas pada kelas yang ia ikuti.
Sebagai seorang Ibu, Kasmiah merasa sangat bangga atas prestasi anaknya.

Baca: Lafadz Niat Zakat Fitrah dalam Bahasa Arab, Latin dan Artinya untuk Diri Sendiri, Istri Hingga Anak

"Bangga sekali, tidak menyangka jika anak saya bisa juara di olahraga ini," ujar Kasmiah.

Awalnya Kasmiah mengaku jika ia tak menyangka saat beberapa orang datang ke rumahnya dan mengutarakan maksud mereka.

"Mereka datang, mengatakan ingin membawa mengajari Tiar berenang," lanjutnya lagi.

Tak disangka, berawal dari ajakan itu pula akhirnya Tiar bisa membuktikan prestasinya di olahraga ini.

"Tiar dihari pertama diajak kemari katanya sudah bisa berenang," papar Kasmiah.

Baca: Janji Kapolres Terkait Meninggalnya Wartawan di Lapas Kotabaru

Tiar saat ini sudah lulus dari SMP 11 Banjarmasin dan berencana untuk melanjutkan studinya ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

"Dulu kan mau sekolah di SLB, tapi jauh dari rumah, makanya pilih yang dekat saja," ujar Kasmiah.

Menurut wanita itu, anaknya memang tidak terlalu menonjol saat di sekolah. Namun berkat prestasinya, orang-orang tahu siapa Tiar bukan sebagai siswa SMP 11 Banjarmasin, melainkan sebagai seorang atlet.

Yang tidak biasa dari ibu anak itu adalah dukungan Kasmiah terhadap Tiar. Tidak hanya sekedar mendukung lewat do'a, Kasmiah juga selalu mengantar anaknya ke Gelanggang Olahraga setiap hari untuk berlatih.

Dengan sepeda birunya, Kasmiah membonceng Tiar dari Basirih ke Jalan Pangeran Antasari. Kedua tongkat bantu berjalan Tiar ia letakkan di depan sepeda.

"Biasanya saya ngantar Tiar lewat jalan pintas supaya tidak kena macet," imbuh Kasmiah.

Kasmiah mengaku dia sudah terbiasa melakukan hal itu. Terlebih ia tidak lagi tinggal bersama suaminya.

"Kami kan pisah, Tiar tinggal sama saya, jadi semua yang anak saya perlukan, saya yang usahakan," tutupnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved