Bisnis

Libur Pilkada Serentak 2018, Omset Pedagang Emas di Pasar Antasari Naik

Libur Pilkada Serentak 2018, Omset Pedagang Emas di Pasar Antasari Naik

Libur Pilkada Serentak 2018, Omset Pedagang Emas di Pasar Antasari Naik
banjarmasinpost.co.id
Toko emas di Sentra Antasari, Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Libur nasional Pilkada dan libur sekolah ikut mempengaruhi penjualan emas. Rata-rata omset pedagang emas di Pasar Sentra Antasari naik, dengan harga per gram Rp 585.000 untuk jenis emas perhiasan 99.

Pemilik Toko Emas Taisir I dan II, H Gurdani mengatakan, penjualan justru naik, Rabu (27/6/2018), dibanding minggu sebelumnya. Tanda-tanda kenaikan sudah terlihat sejak seminggu lalu, pembeli memanfaatkan uang THR.

“Kalau harga emas perhiasan sendiri sebenarnya stabil saja, memang turun tapi tidak banyak paling Rp 5 ribu per gram, sebelumnya Rp 590.000 untuk emas 99,” katanya.

Baca: Sejarah Baru! Hasil Quick Count Pilkada Makassar, Calon Tunggal Kalah dari Kotak Kosong

Baca: Bazegar Incar Emas BMX Open Internasional

Baca: Sejarah Baru! Hasil Quick Count Pilkada Makassar, Calon Tunggal Kalah dari Kotak Kosong

Dijelaskannya, sebanyak emas 42 persen dan emas 99 yang cukup diminati. Ada berupa kalung, gelang, cincin.

Dirinya memprediksi kenaikan penjualan ini akan bertahan sampai seminggu lagi. Karena masyarakat menyisakan THR untuk membeli emas sembari menunggu harga emas turun.

“Bulan puasa sampai hari lebaran naik 40 persen, setelah lebaran sempat turun omset namun kembali seperti hari biasa dan saat ini kenaikan omset,” jelas pria yang akrab disapa H Dani itu.

Penjualan emas di Toko Berkat Budi Pasar Sentra Antasari juga alami kenaikan, walau tidak terlalu banyak. Diakui Pemilik Toko Berkat Budi, H Arsyad bahwa kenaikan dikarenakan masih dalam suasana lebaran.

Baca: Hasil Sementara TPS, Paslon Wali Kota Palangkaraya Fairid Naparin dan Aries Narang Saling Kejar

“Benar ada kenaikan, tetapi mungkin tidaklah seberapa. Ini karena masih dalam suasana liburan dan kemungkinan akan bertahan sampai beberapa hari kedepan,” katanya.

Disebutkannya, jenis emas perhiasan yang cukup diminati adalah emas 99 dan 42. Konsumen memilih dalam bentuk kalung, cincin dan ada juga gelang.

Seorang pembeli, Ainah mengaku membeli emas perhiasan sekaligus untuk tabungan. Dirinya bersama suami sudah memenuhi kebutuhan anak sekolah dan masih menyisakan dana THR, maka dana itulah digunakannya membeli emas.

“Tidak banyak gram nya (beratnya), yang penting ada tabungan dan sewaktu-waktu bisa dijual. Memang ada sedikit kerugian menjual kalau saat harga emas turun atau tetap bertahan saat beli,” katanya.

Ditambahnya, dengan menyimpan uang dalam bentuk emas perhiasan dirasa lebih efektif. Tentunya sekaligus sebagai perhiasan yang dikenakan saat menghadiri undangan-undangan. (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved