Fenomena Penyalahgunaan Obat

"Kalau Mau Keluar untuk Dua Malam Cukup Empat Tablet"

Yang dipajang dan dijual hanya alat kesehatan seperti thermometer, timbangan, masker wajah, kursi roda, tongkat, stetoskop

BPost Cetak
bpost

BANJARMASINOST.CO.ID, BANJARMASIN - Namun, tidak semua toko obat di lantai dua menjual pil tersebut.

Pun tidak banyak toko memajang obat tersebut.

Yang dipajang dan dijual hanya alat kesehatan seperti thermometer, timbangan, masker wajah, kursi roda, tongkat, stetoskop, dan alat kesehatan lainnya.

“Barangnya ada, mau Cyxxxx atau Gaxxxxada saja. Mau beli berapa? Nanti saya beri aturan mainnya. Kalau mau keluar untuk dua malam cukup empat tablet,” kata satu pedagang obat di lantai dua.

Baca: Obat-obatan Jenis Ini Disalahgunakan untuk Aborsi, Tinggal Bilang Telat Bulan, Pedagang Pun Paham

Ada juga toko obat di lantai satu memajang jenis obat tersebut.
Namun lebih banyak toko yang memajang bedak bayi dan kapas.

Namun jika mencari obat Cyxxxx atau Gaxxxx pasti pedagang akan bilang barangnya ada.

“Kenapa? Telat datang bulan ya,” tanya si penjual.

Transaksi pun tidak sembunyi-sembunyi seperti yang dilakukan juru parkir.

Baca: Jangan Salah, Pengumuman UMPTKIN 2018 Pukul 10.00 WIB, Klik Linknya di Sini

Penjual obat akan memberi Gaxxxx serta obat pelancar haid Mxxx Fxxxx seharga Rp 400 ribu.

Satu keping Gaxxxx berisi 10 tablet.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved