Berita Kotabaru

Unik dan Menyimpan Keindahan, Air Terjun Mandin Marangsai Belum Tersentuh Pembangunan

Kabupaten Kotabaru salah satu kabupaten terletak di ujung tenggara pulau Kalimantan, banyak memiliki keunikan

Tayang:
Penulis: Herliansyah | Editor: Eka Dinayanti
istimewa
Air terjun Mandin Marangsai, Desa Cantung Kiri Hulu, Kecamatan Hampang Kabupaten Kotabaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Kabupaten Kotabaru salah satu kabupaten terletak di ujung tenggara pulau Kalimantan, banyak memiliki keunikan dan sangat berpotensi sebagai destinasi wisata.

Salah satu kabupaten banyak menyimpan destinasi wisata ini terdapat di kecamatan Hampang.

Selain memiliki destinasi religi, juga banyak terdapat wisata alam dengan kondisi yang masih 'perawan'.

Diantaranya Mandin Marangsai.

Wisata alam berupa air terjun dengan ketinggian sekitar 100 meter tersebut, sangat berpotensi dijadikan destinasi wisata baik wisatawan luar maupun lokal.

Baca: Update Penerimaan CPNS Juli 2018 - Ini Tempat Tes CPNS 2018 dan Info Jumlah Formasi yang Dicari

Namun sayang 'keperawanan' pesona alam tersebut belum tereksplorasi oleh pemerintah daerah, sebagai destinasi wisata selain wisata unggulan lainnya yang ada di kabupaten berjuluk Bumi Saijaan ini.

Belum tersentuhnya prospek wisata ini oleh pemerintah daerah, karena belum adanya pembangunan.

Seperti akses jalan menuju ke air terjun Mandin Marangsai terletak di desa Cantung Kiri Hulu, Kecamatan Hampang.

Penjabat desa Limbungan sekaligus aparatur sipil negara (ASN) kecamatan Hampang, Farizal Muhtazi SE mengungkapkan, air terjun Mandin Marangsai sangat cocok dijadikan destinasi wisata.

Baca: 2 Golongan yang Bebas Tes SKB Saat Penerimaan CPNS 2018, Klik Link Ini untuk Info Lebih Lanjut

Selain air terjun masih alami, hutan yang membalut juga masih natural, belum tersentuh dari kegiatan apapun.

Sayang potensi wisata tersebut belum tereksplorasi, sehingga oleh masyarakat jarang dikunjungi sebagai lokasi wisata lokal khususnya.

Karena jarak tempuhnya cukup jauh, sekitar dua jam perjalanan dengan berjalan kaki.

"Kalau naik sepeda motor, ya mungkin sekitar satu jam," kata Farizal kepada banjarmasinpost.co.id, Senin (16/7/2018).

Lamanya perjalanan ditempuh untuk sampai ke lokasi air terjun Mandin Marangsai, karena tidak didukung akses jalan memadai, kecuali jalan setapak.

Baca: Jadwal Penerimaan CPNS 2018 Pekan Depan, Dokumen Wajib Pelamar SMA Sederajat, Cek di Link Ini

Maka dari itu, Farizal sangat berharap adanya perhatian pemerintah daerah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotabaru menjadi air terjun Mandin Marangsai sebagai destinasi wisata andalan Kotabaru.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved