Makanan Matang Sendiri di Piring

Piring panasnya dipesan dari Jawa. Berbahan besi cor, piring ini memiliki keistimewaan yaitu bisa menyimpan panas setelah dipanaskan.

Penulis: Yayu Fathilal | Editor: BL Roynalendra N
banjarmasin post group
Inilah menu istimewa di Dc Cafe and Food 

BANJARMASINPOSTCO.ID, BANJARMASIN - Berwisata kuliner di Kota Banjarmasin kini makin mudah dan menyenangkan. Banyak rumah makan, kafe atau restoran yang menyajikan beragam menu makanan dan minuman yang menggugah selera.

Menunya ada yang bernuansa lokal, ada juga yang mancanegara. Semuanya ada di kota ini, tinggal pilih sesuai selera. Salah satunya di DC Café & Food di Jalan Kapten Pierre Tendean atau di seberang siring Menara Pandang, Banjarmasin.

Cukup banyak menu makanan dan minuman yang dijual di tempat ini. Umumnya bernuansa Barat atau Western, namun ada juga yang khas Indonesia. Di antaranya adalah Beef Pepper Rice, Spaghetti Pepper rice, Blue Hawaiian, Minion, dan Singkong Goreng.

Manajer DC Café & Food, Benny Lolong, menuturkan Singkong Goreng yang dijual pihaknya memang tak ada yang spesial. “Sama saja seperti singkong goreng pada umumnya. Tak ada bumbu atau teknik memasak yang khas. Tapi, tentu sangat nikmat,” ucapnya, kemarin.

Cita rasa khas disajikan pada kuliner lainnya yaitu Beef Pepper Rice dan Spaghetti Pepper Rice. “Kedua kuliner ini tergolong khas dan unik karena teknik memasak dan penyajiannya yang tak biasa. Kami menggunakan piring panas atau hot plate,” sebutnya.

Keunikan lainnya adalah kuliner ini disajikan mentah saat disajikan dan matang sendiri saat diaduk oleh tamu. Beef Pepper Rice menggunakan daging sapi impor.

Selain daging sapi, bahan lainnya adalah nasi Jawa, telur, mentega dan jagung. Semuanya disajikan mentah, termasuk telurnya yang jadi tampak setengah matang setelah didiamkan beberapa saat di atas piringnya.

Kemudian menu Spaghetti Pepper Rice juga menggunakan cara penyajian yang sama. Bahannya hanya berbeda di nasinya saja yang diganti dengan spaghetti.

Kuliner ini berbahan dasar lokal, bedanya hanya di sausnya yang memiliki gurih dan manis. Sausnya ini buatan khusus dari kafe ini.

Khusus sausnya, juga digunakan dalam Beef Pepper Rice. Sausnya diolah sendiri yang merupakan rahasia dapur kafe ini sehingga tak bisa ditemukan di tempat lain. Rasanya manis dan gurih, manisnya dari madu dan ada aroma bawang putih juga.

Teknik penyajian dan memasak kedua kuliner ini unik, menurutnya terletak di cara pemanasan piringnya. “Sebelum disajikan, piring dipanaskan dulu di oven dalam suhu 300 derajat. Setelah itu diletakkan makanannya yang mentah itu. Nanti pas diaduk oleh tamu, dia matang sendiri,” jelasnya.

Piring panasnya itu dipesan khusus dari Jawa dengan tingkat ketebalan khusus. Berbahan besi cor, piring ini memiliki keistimewaan yaitu bisa menyimpan panas setelah dipanaskan.

“Panasnya keluar saat makanan di atasnya diaduk sehingga makanannya bisa matang sendiri. Suhunya harus 300 derajat karena itu yang pas untuk cepat mematangkan makanannya. Kalau di bawah itu, makanannya lambat matang,” ujarnya.

Tak kalah pula dengan minumannya yang juga tampil menarik dan menyegarkan yaitu Minion dan Blue Hawaiian. Minion sebenarnya adalah sejenis milkshake yang warnanya biru dan kuning.

Warnanya tampak berlapis. Menurutnya, warna kuningnya dari pisang yang diblender dan birunya drai bubble gum yang dihaluskan. “Selain pisang dan bubble gum, minuman ini juga berbahan es dan susu. Jika tak mau dingin,” lanjutnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved