Gerhana Bulan Total

Gerhana Bulan Total Super Blood Moon 28 Juli Nanti, Berikut Fakta yang Jarang Diketahui

Gerhana Bulan Total atau Super Blood Moon akan muncul lagi tanggal 28 Juli 2018 nanti.

Penulis: Noor Masrida | Editor: Rendy Nicko
nasa
Bulan berwarna kemerahan (Blood Moon) saat gerhana total 

Gerhana matahari dan bulan mengikuti satu sama lain.
Meskipun di Indonesia kita tidak bisa menyaksikannya, ternyata gerhana matahari sebagian telah terjadi pada 13 Juli 2018 beberapa waktu yang lalu lho.

Hampir dua minggu setelah gerhana bulan total 28 Juli nanti, pada 11 Agustus 2018, gerhana matahari parsial lainnya akan terjadi dan lagi-lagi fenomena langit ini tak bisa disaksikan di Indonesia.

10. Ini Adalah Bagian dari Lunar Saros Series 129

Dalam astronomi, setiap gerhana bulan diberikan siklus Saros.

Berlangsung sekitar 18 tahun atau 223 bulan synodic, siklus Saros didefinisikan oleh posisi berulang Matahari, Bumi, dan Bulan selama periode waktu tersebut.

Oleh karena itu, gerhana bulan yang dipisahkan oleh siklus Saros penuh memiliki fitur serupa, termasuk waktu tahun dan jarak Bulan dari Bumi. Gerhana seperti ini membentuk seri Saros.

Gerhana bulan total 28 Juli 2018 nanti adalah bagian dari seri Saros 129, sama seperti gerhana pada 16 Juli 2000 silam.

Serial ini memiliki 71 gerhana. Ini dimulai dengan gerhana bulan penumbral pada 10 Juni 1351 dan akan berakhir dengan gerhana penumbral lainnya pada 24 Juli 2613.

Nah, sekarang sudah tahu kan apa istimewanya gerhana bulan total kali ini.

Sudah siapkah kamu menyambut gerhana bulan super blood moon 28 Juli 2018 nanti?

(banjarmasinpost.co.id/noor masrida)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved