Berita Regional
Joki Ujian Masuk Perguruan Tinggi Ditangkap, Ini Modus dan Imbalan yang Didapatnya
Pelaku perjokian ujian masuk perguruan tinggi Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) tertangkap. Pelaku langsung diserahkan kepada pihak berwajib.
BANJARMASINPOST.CO.ID - Pelaku perjokian ujian masuk perguruan tinggi Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) tertangkap. Pelaku langsung diserahkan kepada pihak berwajib.
Kepala Biro Admisi UMY, Siti Dyah Handayani, mengatakan, tertangkapnya pelaku joki atas nama BNP (19) warga Muntilan, Magelang, ini bermula ketika dirinya tengah melakukan pengawasan ujian masuk gelombang IV Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, UMY, pada Jumat (3/8/2018).
"Saat itu tes gelombang IV tahap kedua, kami chek semua kelengkapan peserta, termasuk mencocokan identitas. Ketika dia (pelaku) dichek, di data kami ada KTP dengan nama yang sama, nomor KTP sama tetapi wajah (KTP) berbeda," ujar Dyah, saat ditemui usai melaporkan kasus perjokian ke Polsek Kasihan, Jum'at sore.
Baca: Nama Cucu Jokowi Sedah Mirah Ternyata Mirip Pujangga Ayu Istri Raja Keraton Surakarta
Dari data tersebut, Dyah mengaku sudah mulai curiga. Namun ia memutuskan untuk memberi waktu kepada pelaku untuk mengerjakan soal ujian masuk terlebih dahulu. Mata pelajaran yang sedang diujikan, kala itu, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
Selesai mengerjakan ujian, Dyah bersama tim ujian masuk UMY kemudian meminta keterangan dari BNP.
"Setelah selesai ujian. Kami mintai keterangan, dia (BNP) mengaku bahwa dia mengerjakan ujian untuk orang lain (joki)," terangnya.
Baca: Masih Ingat Video Luna Maya-Ariel-Cut Cari? Ternyata Kasusnya Bergulir Lagi Lho
Baca: Prediksi & Jadwal Siaran Langsung Inter Milan vs Lyon Live TVRI & INews TV di ICC 2018
Tumbuh Dalam Diri Mahasiswa
Adapun soal ujian masuk yang sedang dikerjakan oleh BNP merupakan soal yang sebenarnya dikerjakan atas nama ALW, warga Jambi.
Menurut Dyah, UMY sendiri sebenarnya sudah memakai sistem yang relatif ketat dalam menyelenggarakan seleksi ujian masuk. Namun, tetap saja masih ada yang memakai joki.
Baca: Prabowo Subianto Bilang Capek Setelah Bertemu Amien Rais Bahas Cawapres Pilpres 2019
"Dari mulai daftar, sampai tes, kita (UMY) sudah pakai fingerprint (pemindaian sidik jari). Tetapi rupanya, saat pendaftaran dan tes, memakai sidik jari dia (BNP)," jelasnya.
Menyikapi akan hal itu, Dyah mewakili pihak kampus mengaku akan segera memanggil LP dan meminta keterangan lebih lanjut.
Jika terbukti LP ternyata melakukan kecurangan saat masuk ujian masuk. Sesuai aturan, Dyah mengaku akan mencabut status kemahasiswaannya di UMY dan akan mengembalikan uang yang telah dibayarkan saat registrasi.
Baca: Erick Thohir Ungkap Kisahnya Memilih Via Vallen dan Genre Dangdut untuk Theme Song Asian Games 2018
"Besok akan ada pemanggilan. Dan (jika terbukti), akan digagalkan kelulusannya. Uangnya dikembalikan semua. Akan dibatalkan status kemahasiswaannya," ungkap Dyah.
Diceritakan Dyah, berdasarkan pengakuan BNP, ketika meloloskan LP dirinya mendapatkan imbalan sebesar Rp 20 juta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/pengumuman-ujian-tulis-seleksi-mandiri-uny-d3-s1-pantau-di-pmbunyacid_20180731_082354.jpg)