Menilik Bisnis Kematian di Pasar Lama
Tak Punya Uang, Perlengkapan Jenazah Pun Dibarter dengan Beras
Hj Lina sebagai penjual alat-alat perlengkapan kematian, di Pasar Lama Banjarmasin, menceritakan pernah mendengar kejadian
Penulis: M Maulana | Editor: Didik Triomarsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sudah mempunyai banyak pelanggan yang tersebar di berbahai Kabupaten/Kota seperti Banjarmasin, Martapura, hingga Kabupaten Barito Kuala.
Hj Lina sebagai penjual alat-alat perlengkapan kematian, di Pasar Lama Banjarmasin, menceritakan pernah mendengar kejadian yang membuat dirinya cukup miris.
Ia menceritakan belum lama ini pengurus rukun kematian di daerah Barito Kuala membeli perlengkapan jenazah di tempatnya sebanyak tiga paket untuk persediaan di tempatnya.
Baca: Berlaku Hanya Hari Ini! Begini Cara Dapat Kuota 25 GB Telkomsel dengan hanya Rp 90 Ribu
Lebih lanjut ia menceritakan, setelah itu kebetulan ada warga di daerah pengurus rukun kematian di daerah Barito Kuala ada yang meninggal.
Baca: Nissa Sabyan Pernah Dibayar Ucapan Terima Kasih, Kini Tarif Sabyan Gambus Capai Puluhan Juta
Masih ia, karena keluarganya tidak mempunyai uang berlebih, sehingga harus melakukan barter dengan beras untuk mendapatkan perlengkapan jenazah.
Baca: Bikin SIM Gratis! Ayo Datang ke Polres Banjar saat Ini Juga, Ini Syaratnya
"Saya tidak tahu persis berapa jumlah berasnya, tapi memang benar ada kejadian itu," ujarnya.
(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Maulana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/penjual-alat-kematian-pasar-lama-banjarmasin_20180815_064756.jpg)