Ekonomi dan Bisnis

Imbas Terpuruknya Rupiah Terhadap Dolar, Suku Cadang Laptop Mengalami Kenaikan Harga

Tekanan Dolar Amerika terhadap nilai tukar rupiah akhir-akhir ini selain pengaruhi harga produk baru laptop

Imbas Terpuruknya Rupiah Terhadap Dolar, Suku Cadang Laptop Mengalami Kenaikan Harga
banjarmasinpost.co.id/maulana
Pemilik Alfiandra Laptop Service, Jalan A Yani Km 14 Gambut, Mahfuzi, saat memperbaiki laptop.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Tekanan Dolar Amerika terhadap nilai tukar rupiah akhir-akhir ini selain pengaruhi harga produk baru laptop, juga menjadikan harga sparepart laptop meningkat.

Kenaikan harga sparepart laptop ini didapati pada penyedia jasa servis laptop, seperti Laptop Station di Jalan Pramuka Simpang Kompleks PDAM.

Diungkapkan pemiliknya Denny Wijaya, beberapa item tertentu mengalami lonjakan kenaikan yang cukup signifikan.

Baca: Instagram Atiqah Hasiholan Dibanjiri Netizen yang Penasaran Kabar Pengeroyokan Ratna Sarumpaet

"Terlebih pada LCD dan baterai laptop yang sangat terasa kenaikannya. Sebelumnya harga LCD Rp 550.000 sekarang Rp 700.000. Sedangkan harga baterai naik sekitar Rp 50.000," ujar Denny.

Ia menambahkan LCD merupakan tipe universal yang bisa digunakan pada banyak jenis laptop.

"Karena LCD sering laku dan selalu mengambil stok baru jadi harganya juga ikut naik," jelasnya.

Meski harga sparepart naik, tapi saat ini ia tidak pula menaikkan upah jasa servis.

Baca: Lakukan Cara ini Saat Ada Kendala Daftar CPNS 2018 di sscn.bkn.go.id dan Update Peserta Terdaftar

"Dilema, karena harga sparepart mahal lebih dulu, kalau jasanya dinaikkan orang bisa tidak jadi servis. jadi untuk jasa servis masih sama," ungkapnya.

Ia menambahkan saat ini minat dan jumlah masyarakat servis laptop masih stabil, tidak mengalami penurunan maupun peningkatan.

"Dalam seminggu ada 10 unit laptop yang diganti LCDnya, sedangkan yang mengganti baterai ada 50 unit," ujarnya.

Baca: Cantiknya Selebriti Tanah Air Gunakan Batik Pada Hari Batik Nasional Tahun Ini

Hal demikian juga dirasakan penyedia jasa servis laptop lainnya, Alfiandra Laptop Service, Jalan A Yani Km 14 Gambut, dijelaskan pemiliknya, Mahfuzi, kenaikan harga sparepart hingga 10 persen.

"Kenaikan pasti ada, tapi hanya pada item tertentu. LCD atau LED laptop dan notebook yang paling naik harganya," ujar Mahfuzi.

Meski demikan ia tidak bisa menaikan harga servis karena konsumen sering tidak jadi memperbaiki laptopnya.

"Konsumen tidak mau bila semakin mahal, jadi mengambil keuntungannya hanya sedikit," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Maulana)

Penulis: M Maulana
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved